Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Tanam 2.000 Batang Pisang Cavendish, Bahrul Ulum Islamic Centre Jadi Pelopor Budidaya di Lingkungan Pesantren

Growmedia
Jumat, 14 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-14T09:47:32Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
CEK SEMUA LAYANAN KAMI DISINI

Bangka Belitung,Growmedia,indo,com-
Sungailiat — Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat bersiap memulai budidaya 2.000 batang pisang cavendish di atas lahan seluas sekitar 1 hektare di kawasan Air Anyir. Langkah ini menjadikannya salah satu pesantren pertama yang mengembangkan komoditas pisang cavendish secara terpadu. Penanaman direncanakan dimulai awal musim hujan, sekitar November mendatang, saat ini persiapan lahan tengah dilakukan secara bertahap.

Kepala Ponpes Bahrul Ulum Islamic Centre, Ustadz Sukaryadi, S.Pd.I., Gr., menyampaikan hal tersebut saat ditemui di kantornya, Kamis (13/8/2026). Menurutnya, kegiatan ini merupakan hasil kerja sama kemitraan dengan CV. Agre Fresh Tropical, perusahaan yang berpengalaman dalam budidaya pisang cavendish.

“CV. Agre Fresh Tropical menanamkan investasi berupa bibit dan pupuk kimia senilai sekitar Rp 35 juta. Sementara pihak pesantren menyiapkan lahan serta pupuk kandang yang juga dipasok dari mitra. Pendampingan teknis dilakukan secara menyeluruh — mulai penanaman, perawatan, panen, hingga penanganan pascapanen,” jelas Ustadz Sukaryadi.

Skema kemitraan ini memberi kepastian bagi pesantren, khususnya dalam hal pemasaran hasil panen. Nantinya, seluruh hasil panen akan dibeli langsung oleh mitra, sehingga pesantren tidak perlu khawatir mencari pembeli. Mitra juga siap memberikan solusi teknis jika ditemukan kendala selama masa tanam dan pemeliharaan.

Diprediksi, pisang cavendish siap dipanen sekitar sembilan bulan setelah penanaman. Berdasarkan pengalaman budidaya sebelumnya, rata-rata berat satu tandan pisang cavendish dapat mencapai 20 kilogram. Dengan jumlah 2.000 batang, total potensi hasil panen diperkirakan mencapai 40.000 kilogram. Dengan harga jual saat ini berkisar Rp 4.000 per kilogram, nilai penjualan bruto dapat menyentuh angka Rp 160 juta per periode panen.

“Hasil penjualan nanti sebagian akan digunakan untuk mencicil pengembalian nilai investasi dari mitra, dan sisanya menjadi pemasukan bagi pesantren. Ini menjadi sumber penghasilan baru yang sangat berarti untuk mendukung operasional dan pengembangan lembaga,” urai Ustadz Sukaryadi merinci.

Ia berharap budidaya pisang cavendish ini berjalan lancar sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang. Inisiatif ini sekaligus membuktikan bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, melainkan juga mampu menjadi pelopor kegiatan ekonomi produktif dan inovatif di tengah masyarakat.

“Segala sesuatu berawal dari niat baik. Insya Allah, jika niatnya baik dan dijalankan dengan sungguh-sungguh, hasilnya pun akan baik dan membawa keberkahan bagi seluruh warga pesantren,” pungkasnya penuh harap.

 

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan