Jakarta,growmedia-indo.com -
Di tengah pesona keindahan alam dan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mendunia, berbagai persoalan sosial masih membayangi. Untuk membedah potensi dan tantangan tersebut, Simposium Nasional "Pesona Nusa Tenggara Timur", digelar hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 08.00 - 12.00 WIB di Auditorium Lantai 2 Perpustakaan Nasional RI, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta.
Simposium sesi pertama ini mengangkat tema "NTT di antara Keindahan, Potensi dan Dampak Persoalan Sosial"
Acara ini merupakan kolaborasi lintas organisasi perempuan dan kebudayaan: Sinergi Perempuan Indonesia (SPI), Berkebaya Indonesia, Perhimpunan Hotel dan Restoran, Satya Agro Indonesia, KOWANI, UMN, serta didukung oleh HIDUP TV dan berbagai komunitas pemerhati NTT.
Sebagai narasumber utama adalah Frans Dadak Demon (Pemerhati, Jurnalis, Former Director of the Voice of America - VOA) dan Yori Antar (Arsitek Budaya yang dikenal dengan karya pelestarian arsitektur NTT).
Diskusi akan diantar oleh dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPK (Mantan Menteri Kesehatan RI), dengan penanggap Psikolog Ratih Ibrahim dan dr. Ekarini Aryasatiani, Sp.OG,, serta dipandu moderator Dr. Audra Jovani.
Selain simposium, acara juga dimeriahkan dengan Pameran, Fashion Show, dan Bazar UMKM Produk-Produk Kearifan Lokal NTT, menampilkan tenun ikat dan produk kreatif dari NTT
NTT itu indah, tapi bagaimana dengan persoalan sosial di baliknya?
Simposium Nasional Sesi 1:
"NTT di antara Keindahan, Potensi dan Dampak Persoalan Sosial".
Bersama perwakilan Gubernur NTT bapak John Oktavianus, Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily, serta narasumber Frans Dadak Demon & Yori Antar.
Ada juga Pameran & Fashion Show Kain NTT, Lelang Kain keluarga Frans Seda dan UMKM Kearifan Lokal, acara ini diketua panitia ibu Mathilda Birowo.
(Ine)

.png)





