Muara Ampolu,growmedia-indo.com -
Program revitalisasi SDN No. 100908 Muara Ampolu II, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, menjadi harapan baru untuk menghadirkan bangunan sekolah yang kokoh serta ruang belajar yang layak bagi para siswa.
Proyek revitalisasi sekolah dasar tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp1.618.817.499 dan dilaksanakan berdasarkan program bantuan revitalisasi satuan pendidikan sekolah dasar Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut terlihat berjalan sesuai dengan panduan teknis pelaksanaan program bantuan revitalisasi satuan pendidikan sekolah dasar.
Saat ditemui awak media, Kepala SDN No. 100908 Muara Ampolu II menjelaskan bahwa proses pembangunan sempat menghadapi kekhawatiran akibat meningkatnya harga sejumlah bahan bangunan.
“Di tengah melonjaknya harga bahan bangunan, sempat timbul kekhawatiran untuk memulai proyek revitalisasi atau rehab sekolah ini. Namun, karena kerja sama yang baik serta perencanaan yang diperhitungkan dengan matang, proyek rehab sekolah ini tentunya akan terlaksana sesuai dengan prosedur yang tertera dalam panduan pelaksanaan program bantuan revitalisasi satuan pendidikan sekolah dasar,” ujarnya.
Ia menambahkan, unsur panitia yang telah dibentuk turut berperan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan proyek, mulai dari pemilihan material hingga aspek keamanan dan kenyamanan selama proses pengerjaan.
“Pemilihan material yang bagus, seperti pasir, batu kali, dan tanah timbun, menjadi salah satu perhatian. Begitu juga dengan keamanan dan kenyamanan dalam pengerjaan proyek,” tambahnya.
Proyek revitalisasi SDN No. 100908 Muara Ampolu II memiliki durasi pelaksanaan 150 hari kalender. Hingga saat ini, pengerjaan telah berlangsung sekitar 65 hari, dengan progres pekerjaan mencapai kurang lebih 55 persen.
Progres tersebut dinilai masih dalam tahap yang wajar, mengingat dana bantuan yang telah dicairkan baru sekitar 70 persen, sementara pekerjaan revitalisasi masih terus berlangsung.
Pelaksanaan pembangunan juga dilakukan di tengah kegiatan belajar mengajar yang tetap berjalan. Kondisi tersebut tentunya membutuhkan koordinasi serta perhatian terhadap aspek keselamatan dan kenyamanan para siswa maupun tenaga pendidik.
Semua pihak berharap proses revitalisasi SDN No. 100908 Muara Ampolu II dapat segera rampung tanpa kendala dan tetap sesuai dengan petunjuk pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan sekolah dasar.
Dengan selesainya pembangunan tersebut, diharapkan SDN No. 100908 Muara Ampolu II dapat memiliki fasilitas pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan layak sehingga mampu mendukung proses belajar mengajar serta memberikan lingkungan terbaik bagi anak-anak bangsa dalam menimba ilmu.
Upaya tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.
(sr)





