Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Yogi Korpus BEM PTMAI: Demo 27 Agustus Jangan Sampai Ganggu Ketertiban dan Keamanan Nasional

Jordansianturi
Selasa, 25 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-26T02:51:52Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
CEK SEMUA LAYANAN KAMI DISINI

Yogi Korpus BEM PTMAI: Demo 27 Agustus Jangan Sampai Ganggu Ketertiban dan Keamanan Nasional



Jakarta, -  Koordinator Pusat BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Indonesia (BEM PTMAI), Yogi Syahputra Al Idrus, menyatakan sikap menolak rencana aksi demonstrasi yang akan digelar pada 27 Agustus 2026. Sikap tersebut disampaikan dengan alasan menjaga ketertiban umum dan keamanan nasional.


Yogi menilai penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, menurutnya, gerakan mahasiswa juga harus mempertimbangkan situasi nasional serta memastikan aksi tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat luas.


«“Kami menghormati hak setiap mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Tetapi dalam situasi seperti sekarang, kita juga harus memastikan bahwa penyampaian aspirasi tidak justru menghambat ketertiban dan keamanan nasional,” ujar Yogi.»


Menurut Yogi, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang tidak hanya berperan sebagai kontrol sosial, tetapi juga sebagai penjaga stabilitas demokrasi. Karena itu, ia mendorong agar kritik terhadap pemerintah disampaikan melalui cara-cara yang konstruktif, terukur, dan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat.


“Demokrasi bukan hanya tentang keberanian menyampaikan kritik, tetapi juga tentang kedewasaan menjaga kepentingan bangsa. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan itu menciptakan situasi yang merugikan masyarakat,” katanya.


Yogi juga mengajak organisasi kemahasiswaan untuk mengedepankan dialog dan konsolidasi gagasan dalam merespons berbagai persoalan nasional.


BEM PTMAI, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan tetap mengedepankan nilai-nilai intelektual, konstitusional, dan kepentingan nasional.


“Kami ingin gerakan mahasiswa tetap kritis, tetapi juga solutif. Jangan sampai gerakan yang seharusnya memperjuangkan kepentingan rakyat justru membuat masyarakat menjadi korban dari ketidakstabilan,” pungkasnya.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan