Bekasi,growmedia-indo.com -
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bekasi menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bekasi, pada hari Sabtu (9/8/2026) di Mega Bekasi, yang dirangkaikan dengan Pelantikan DPD, DPC, serta Biro DPRT PSI Kota Bekasi periode 2025–2030. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyatukan langkah seluruh jajaran dan kader PSI Kota Bekasi dalam menghadapi agenda politik dan pelayanan masyarakat ke depan.
Rakorda dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC, hingga struktur organisasi di tingkat kelurahan dan RW. Kehadiran para kader dari berbagai tingkatan menunjukkan semakin solidnya struktur organisasi PSI Kota Bekasi.
Ketua DPD PSI Kota Bekasi, Tanti Herawati, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras mempersiapkan Rakorda dan pelantikan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPW PSI Jawa Barat, DPP PSI, Dewan Pakar, Dewan Pembina, panitia pelaksana, serta para pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Tanti menilai komunikasi dan koordinasi yang aktif menjadi salah satu kunci dalam membangun organisasi partai yang kuat. Menurutnya, komunikasi antara pengurus di tingkat daerah, wilayah hingga pusat harus terus dijaga agar seluruh program dan agenda organisasi dapat berjalan secara efektif.
Dalam kesempatan tersebut, Tanti juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dewan Pakar yang hadir, termasuk Ibu Endang, serta jajaran Dewan Pembina yang turut memberikan perhatian terhadap perkembangan PSI Kota Bekasi.
“Terima kasih juga kepada Dewan Pakar dan Dewan Pembina yang hadir. Kehadiran dan dukungan dari semua pihak tentu menjadi energi bagi kami untuk terus membangun PSI Kota Bekasi,” ujar Tanti dalam sambutannya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua DPD PSI Kota Bekasi, Elisa, beserta seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan hingga dapat dihadiri kader dalam jumlah besar.
Menurut Tanti, pada awalnya undangan kegiatan memang direncanakan sampai pada tingkat ranting kelurahan. Namun, antusiasme kader ternyata cukup tinggi sehingga sejumlah pengurus di tingkat RW dan struktur lainnya turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Seharusnya undangan memang sampai tingkat ranting kelurahan, tetapi teman-teman kader hadir dan antusias. Bahkan ada pengurus tingkat RW yang ikut hadir hari ini. Terima kasih, Alhamdulillah,” ungkapnya.
Penguatan Struktur Organisasi Menuju 2029
Pelantikan struktur DPD, DPC, dan Biro DPRT PSI Kota Bekasi periode 2025–2030 menjadi salah satu bagian penting dalam agenda konsolidasi organisasi. Tanti berharap mandat dan kepercayaan yang diberikan DPP kepada jajaran PSI Kota Bekasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan, PSI Kota Bekasi tidak ingin berhenti hanya pada pencapaian politik jangka pendek. Lebih jauh, partai tersebut ingin mempersiapkan kader-kader terbaik untuk menghadapi momentum politik 2029.
Tanti bahkan menargetkan agar pada Pemilu 2029, pembicaraan mengenai PSI tidak hanya berkutat pada pembentukan atau penambahan fraksi di DPRD, tetapi sudah mampu melahirkan kader yang dapat tampil sebagai pemimpin eksekutif maupun legislatif di berbagai tingkatan.
“Mudah-mudahan di 2029 kita bukan lagi hanya bicara fraksi, tetapi bisa melahirkan kepala daerah dari PSI. Mudah-mudahan banyak lahir kader-kader terbaik PSI, bukan hanya sekadar menjadi anggota DPRD Kota Bekasi, tetapi juga bisa menjadi anggota DPRD Provinsi dan anggota DPR RI dari Jawa Barat,” tegasnya.
Belajar dari Perjalanan PSI
Dalam sambutannya, Tanti juga mengingatkan bahwa PSI memiliki perjalanan panjang dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Sejak awal berdirinya PSI pada 2014, berbagai metode pendekatan kepada masyarakat telah menjadi bagian dari proses pembelajaran politik kader.
Salah satunya adalah kegiatan door to door, yakni turun langsung menyapa masyarakat dari rumah ke rumah. Selain itu, kader PSI juga belajar membangun kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan berbagi dan membantu kebutuhan masyarakat.
Menurut Tanti, politik tidak semata-mata berbicara tentang jabatan atau kekuasaan, tetapi bagaimana kader mampu memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Sejak berdirinya PSI pada 2014, kami belajar yang namanya door to door. Kami juga belajar berbagi dengan masyarakat. Anak muda memang menjadi bagian penting dari PSI, tetapi tuntutan masyarakat juga mengajarkan kita untuk memahami kebutuhan orang tua, karena kita harus memikirkan rakyat,” katanya.
Bagi Tanti, pengalaman turun langsung ke tengah masyarakat merupakan modal penting bagi kader PSI. Dengan berinteraksi langsung, kader dapat mengetahui persoalan yang dihadapi warga sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dan nyata dengan masyarakat.
Konsolidasi Bukan Sekadar Seremonial
Rakorda dan pelantikan yang digelar tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Tanti menegaskan bahwa momentum tersebut harus menjadi titik awal untuk memperkuat kerja-kerja organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
Menurutnya, struktur PSI Kota Bekasi telah dipersiapkan hingga tingkat ranting kelurahan. Ke depan, penguatan struktur bahkan akan terus dilakukan hingga tingkat RW dan RT sesuai kebutuhan organisasi.
“DPD dan DPC sudah lengkap sampai tingkat ranting kelurahan. Ke depan mungkin kita juga akan membentuk ranting sampai tingkat RW dan RT. Ini bagian dari upaya kita memperkuat organisasi,” jelasnya.
Dengan struktur yang semakin solid, Tanti berharap setiap kader memiliki peran nyata dalam menjalankan agenda organisasi serta membangun komunikasi dengan masyarakat.
Kehadiran Jajaran DPW dan DPP Jadi Kehormatan
Tanti juga mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran jajaran pimpinan DPW maupun DPP PSI dalam agenda tersebut. Menurutnya, kehadiran pimpinan pusat dan wilayah memberikan semangat tersendiri bagi kader PSI Kota Bekasi.
Ia menyebut momentum tersebut sebagai sebuah kehormatan besar bagi jajaran PSI Kota Bekasi karena dapat menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara struktur daerah, wilayah, dan pusat.
“Ini rasanya menjadi kehormatan besar bagi kami. Selama ini kami di Kota Bekasi setiap tahun mengundang DPP, dan hari ini bisa hadir. Kami juga berterima kasih atas kehadiran jajaran pimpinan DPW dan DPP,” tuturnya.
Kehadiran pimpinan di tengah-tengah kader juga dinilai menjadi bentuk perhatian terhadap proses konsolidasi PSI Kota Bekasi.
Tanti berharap hubungan antara struktur partai di seluruh tingkatan semakin erat sehingga berbagai agenda politik dan sosial dapat dijalankan secara bersama-sama.
Menjemput Kemenangan 2029
Rakorda DPD PSI Kota Bekasi akhirnya diarahkan menjadi bagian dari persiapan panjang menuju Pemilu 2029. Tanti menegaskan bahwa konsolidasi organisasi harus memiliki tujuan yang jelas, yakni membangun kekuatan politik yang berakar di masyarakat.
“Kita tidak ingin Rakorda ini hanya menjadi acara seremonial. Kita ingin menggunakan momentum ini untuk menjemput kemenangan di 2029,” tegasnya.
Ia berharap seluruh kader dapat menjaga semangat kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta terus hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, kemenangan politik tidak dapat dibangun secara instan. Diperlukan kerja organisasi yang konsisten, kaderisasi yang kuat, serta kemampuan memahami kebutuhan masyarakat.
Karena itu, seluruh jajaran yang baru dilantik diharapkan segera bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Apresiasi untuk Para Pendukung Kegiatan
Dalam sambutannya, Tanti juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya Rakorda tersebut.
Ia menyebut dukungan dari jajaran DPW PSI Jawa Barat, DPD PSI Kota Bekasi, Bendahara Umum DPP PSI, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta jajaran pengurus dan kader PSI Kota Bekasi.
Tanti turut mengapresiasi Bro Iwan Pesona, Irfan, Elisa, Bro Erwin, serta sejumlah kader dan pihak lainnya yang telah memberikan kontribusi sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik dan dihadiri banyak kader.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu acara ini. Saya tidak bisa menyebutkan satu per satu, tetapi seluruh dukungan yang diberikan sangat berarti bagi kami,” katanya.
Kader Diminta Hadir dan Bekerja untuk Masyarakat
Di akhir sambutannya, Tanti kembali menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan PSI melalui kerja nyata. Ia mengajak seluruh kader yang baru dilantik agar tidak hanya aktif ketika ada kegiatan partai, tetapi juga mampu hadir dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Menurutnya, keberadaan kader di tengah masyarakat menjadi salah satu ukuran penting keberhasilan organisasi.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita hadir untuk masyarakat. Kita harus terus turun, mendengar, memahami dan bekerja bersama masyarakat,” ujarnya.
Rakorda DPD PSI Kota Bekasi dan pelantikan DPD, DPC serta Biro DPRT periode 2025–2030 pun menjadi momentum konsolidasi besar bagi PSI Kota Bekasi. Dengan struktur organisasi yang semakin lengkap dan dukungan kader di berbagai tingkatan, PSI Kota Bekasi menatap perjalanan politik menuju 2029 dengan optimisme.
Bagi PSI Kota Bekasi, target 2029 bukan sekadar angka politik. Momentum tersebut dipandang sebagai kesempatan untuk membuktikan bahwa proses kaderisasi, kerja sosial, kedekatan dengan masyarakat, dan konsolidasi organisasi mampu melahirkan kader-kader terbaik yang siap mengambil peran lebih besar, baik di tingkat Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat maupun nasional.
Dari Rakorda menuju kerja nyata, dari konsolidasi menuju kemenangan 2029—PSI Kota Bekasi menyatakan siap memperkuat barisan dan terus hadir bersama masyarakat.





