Bekasi,growmedia-indo.com -
Semangat membangun ekonomi nasional melalui kewirausahaan dan penguatan merek lokal kembali digaungkan dalam Indonesia Franchise & Partnership Summit 2026 pada hari Jumat (7/8/2026) bertempat di Bekasi Convention Center, Mega Bekasi Hypermall, yang mengusung tema "How To Grow Your Brand Through Franchising". Kegiatan ini menjadi wadah strategi bagi pelaku usaha, pemerintah, asosiasi, investor, hingga calon wirausaha untuk mempertemukan berbagai peluang bisnis berbasis waralaba dan kemitraan yang diyakini mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Acara ini menghadirkan berbagai narasumber yang memiliki kompetensi di bidang perdagangan, pengembangan usaha, dan industri waralaba. Mereka sepakat bahwa sistem waralaba dan kemitraan merupakan salah satu strategi paling efektif dalam memperluas jaringan bisnis sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.
Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan, Franciska Simanjuntak, SH, MSE, dalam wawancara dengan awak media menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perdagangan terus mendorong pelaku usaha agar mampu berkembang dan naik kelas melalui berbagai pola kemitraan yang sehat dan berkelanjutan.
Menurutnya, terdapat banyak pelaku usaha yang sudah dikenal masyarakat, namun tidak sedikit pula yang baru memasuki dunia kemitraan dan waralaba. Oleh karena itu, pemerintah memberikan dukungan penuh agar mereka dapat bergabung dalam jaringan bisnis yang lebih luas.
“Kami menjunjung tinggi setiap pelaku usaha yang ingin berkembang. Hal ini sejalan dengan program Kementerian Perdagangan yang mendorong pelaku usaha agar bisa naik kelas, masuk ke dalam jaringan usaha yang lebih luas, memiliki pola kemitraan yang kuat, serta memperoleh legalitas yang jelas,” ujar Franciska.
Ia menjelaskan bahwa program Waralaba Nasional menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat perkembangan sebuah merek. Melalui sistem waralaba, sebuah merek memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat menjadi pelaku usaha dengan sistem bisnis yang telah teruji.
Franciska juga menegaskan bahwa selain waralaba, berbagai bentuk kemitraan seperti distributor, agen, maklon, hingga bentuk kerja sama bisnis lainnya merupakan pilihan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha sesuai kebutuhan pengembangan bisnis masing-masing.
“Kami berharap penyelenggaraan Indonesia Franchise & Partnership Summit 2026 berjalan sukses dan mampu melahirkan semakin banyak pengusaha baru di Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang masuk ke dunia usaha, semakin kuat pula fondasi ekonomi nasional,” tambahnya.
Sementara itu, penyelenggara kegiatan, Susilowati Ningsih, SM, MM, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Indonesia Franchise & Partnership Summit 2026 merupakan pelaksanaan kedua setelah sukses digelar pada awal tahun 2026.
Menurutnya, Kota Bekasi kembali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki potensi ekonomi dan pasar yang sangat besar.
“Event ini merupakan penyelenggaraan kedua kami. Setelah sukses pada Januari lalu, kini kami kembali hadir di semester kedua. Bekasi memiliki potensi yang luar biasa. Jika dihitung bersama wilayah penyangga di sekitarnya, terdapat sekitar 11 juta jiwa yang menjadi pasar potensial sekaligus calon-calon wirausaha baru,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia Franchise & Partnership Summit 2026 diikuti oleh puluhan peserta pameran merek yang menawarkan berbagai peluang bisnis dengan beragam model kerja sama.
Mulai dari konsep franchise, kemitraan, distributor, keagenan, reseller, maklon hingga afiliasi menjadi pilihan yang ditawarkan kepada masyarakat yang ingin memulai usaha dengan risiko yang lebih terukur.
Menurut Susilowati, banyak brand yang saat ini sedang mengalami pertumbuhan pesat dan siap melakukan ekspansi ke berbagai daerah di Indonesia melalui pola kemitraan.
“Inilah konsep yang kami bangun. Kami ingin menghadirkan peluang bisnis nyata bagi masyarakat. Selaras dengan Gerakan Ayo Berwirausaha, kami ingin mengajak masyarakat tetap optimis menghadapi dinamika ekonomi dengan membangun usaha sendiri melalui peluang-peluang bisnis yang kami hadirkan dalam expo ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini mampu mempertemukan pemilik merek dengan calon mitra bisnis sehingga tercipta kolaborasi yang saling menguntungkan dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Senada dengan hal tersebut, Tri Raharjo, SE, MM, CPR., CDMS., CEI, selaku CEO TRAS N CO Indonesia sekaligus Ketua Umum Asosiasi Brand Indonesia (ABI) menegaskan bahwa pengembangan merek tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan membangun sistem bisnis yang kuat dan mudah direplikasi melalui waralaba maupun kemitraan.
Menurutnya, Indonesia memiliki ribuan merek lokal yang memiliki kualitas sangat baik dan berpotensi menjadi pemain nasional bahkan internasional jika didukung dengan strategi pengembangan bisnis yang tepat.
“Franchise bukan sekedar memperbanyak outlet, tapi bagaimana membangun sistem usaha yang memiliki standar operasional yang kuat, memberikan keuntungan bagi mitra, menjaga kualitas produk, serta memperkuat nilai sebuah brand. Inilah yang menjadi kunci agar merek Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ungkap Tri Raharjo.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, pemilik merek, investor, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Melalui Indonesia Franchise & Partnership Summit 2026, para pelaku usaha juga memperoleh berbagai wawasan mengenai strategi ekspansi bisnis, legalitas waralaba, pemasaran digital, penguatan merek, hingga pengelolaan kemitraan yang profesional.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pameran peluang bisnis, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan networking bagi para pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis secara lebih terstruktur.
Dengan semakin banyaknya merek lokal yang tumbuh melalui sistem franchise dan kemitraan, diharapkan Indonesia mampu melahirkan lebih banyak entrepreneur baru, memperluas kesempatan kerja, memperkuat daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Indonesia Franchise & Partnership Summit 2026 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang kuat. Melalui tema "How To Grow Your Brand Through Franchising", kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus motor penggerak lahirnya lebih banyak brand Indonesia yang sukses berkembang melalui sistem waralaba dan kemitraan menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.




