Bekasi,growmedia-indo.com -
Momentum pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Rawalumbu menjadi tidak penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi PSI di tingkat wilayah. Dalam agenda tersebut, Henriko Siagian resmi menerima amanah sebagai Ketua DPC PSI Rawalumbu, pada hari Sabtu (8/8/2026) di Mega Bekasi, bersama jajaran pengurus yang akan menjalankan roda organisasi di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Pelantikan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi awal bagi DPC PSI Rawalumbu untuk memperkuat struktur partai, memperluas komunikasi dengan masyarakat, serta menghadirkan kader-kader yang mampu bekerja dan memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.
Bagi Hendriko Siagian, amanah sebagai Ketua DPC PSI Rawalumbu merupakan sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan kerja nyata, kebersamaan, serta komitmen untuk membangun organisasi yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat.
Henriko sebelumnya dipercaya oleh DPD PSI Kota Bekasi untuk membentuk dan memimpin kepengurusan DPC PSI Kecamatan Rawalumbu. Proses konsolidasi tersebut dilakukan dengan membangun struktur organisasi hingga tingkat kelurahan. Dalam pemberitaan sebelumnya, Hendriko menyampaikan bahwa struktur DPC PSI Rawalumbu beserta kepengurusan tingkat kelurahan berhasil terbentuk dalam waktu yang relatif singkat.
Menurut Hendriko, pelantikan menjadi momentum untuk mengubah struktur organisasi yang telah terbentuk menjadi kekuatan yang benar-benar bekerja di tengah masyarakat.
“Amanah ini tentu bukan sekedar jabatan, tapi tanggung jawab. Setelah pelantikan ini, tugas kami adalah bagaimana seluruh pengurus dapat bergerak bersama, membangun komunikasi dengan masyarakat dan menghadirkan kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat,” ujar Henriko dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa DPC PSI Rawalumbu akan berupaya membangun pola kerja organisasi yang mengedepankan kebersamaan. Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kemampuan setiap kader untuk hadir, mendengar dan memahami permasalahan masyarakat.
Henriko juga mengajak seluruh pengurus dan kader PSI Rawalumbu untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai penghalang dalam membangun organisasi. Sebaliknya, keberagaman latar belakang para kader harus menjadi kekuatan untuk menghasilkan gagasan-gagasan baru.
“Kita ingin membangun organisasi yang kokoh namun tetap terbuka. Setiap kader mempunyai kesempatan untuk menyampaikan gagasan, menyampaikan aspirasi dan ikut berkontribusi. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bekerja bersama untuk masyarakat,” tegasnya.
Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan
Pasca pelantikan, DPC PSI Rawalumbu akan memprioritaskan konsolidasi internal sekaligus memperkuat komunikasi dengan struktur organisasi di tingkat kelurahan.
Langkah tersebut dinilai penting agar keberadaan PSI tidak hanya terlihat pada momentum politik tertentu, namun dapat hadir secara konsisten dalam kehidupan masyarakat.
Henriko menyampaikan bahwa kepengurusan tingkat kelurahan memiliki strategi karena berada paling dekat dengan masyarakat. Dari tingkat inilah berbagai aspirasi warga dapat disampaikan dan disampaikan melalui mekanisme organisasi.
"Kita ingin struktur yang sudah terbentuk ini benar-benar hidup. Jangan sampai hanya ada nama dan jabatan, tetapi tidak ada aktivitas. Karena itu, setelah pelantikan ini kita akan fokus melakukan konsolidasi dan memperkuat komunikasi dari tingkat DPC sampai kelurahan," katanya.
Politik yang Dekat dengan Warga
Henriko menilai politik harus dibangun melalui komunikasi yang sehat dan kedekatan dengan masyarakat. Karena itu, dirinya mendorong para kader PSI Rawalumbu untuk turun langsung mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Mulai dari permasalahan lingkungan, pelayanan publik, pendidikan, ekonomi masyarakat, kepemudaan hingga berbagai permasalahan sosial lainnya, menurutnya, harus menjadi perhatian kader di tingkat wilayah.
Kader partai, kata Hendriko, tidak cukup hanya aktif ketika ada agenda politik. Kehadiran kader harus dirasakan masyarakat dalam berbagai situasi.
“Politik itu bukan hanya soal kontestasi. Politik juga tentang bagaimana kita mendengar masyarakat, memahami persoalan mereka dan ikut mencari solusi. Itu yang ingin kami bangun di Rawalumbu,” ungkapnya.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya DPC PSI Rawalumbu untuk membangun citra organisasi yang terbuka, responsif dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat perkotaan.
Mengajak Generasi Muda Berpartisipasi
Sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi, Hendriko juga membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan politik dan organisasi.
Menurutnya, anak muda memiliki energi, kreativitas dan gagasan yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai perubahan di masyarakat.
Ia berharap semakin banyak anak muda yang tidak apatis terhadap politik, namun justru berani mengambil bagian dan memberikan kontribusi melalui jalur yang positif.
“Kami ingin anak-anak muda melihat bahwa politik bukanlah sesuatu yang harus dijauhi. Justru anak muda harus berani masuk, belajar, menyampaikan gagasan dan ikut menentukan arah pembangunan. Tentu semuanya harus dilakukan dengan cara yang santun dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Henriko menambahkan, DPC PSI Rawalumbu akan terus berupaya menciptakan ruang bagi kader dan masyarakat untuk berdiskusi, berdiskusi, serta mengembangkan berbagai kegiatan yang bersifat sosial dan kemasyarakatan.
Pelantikan Jadi Awal Perjalanan Baru
Dengan dilantiknya Henriko Siagian sebagai Ketua DPC PSI Rawalumbu, jajaran pengurus kini memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan amanah organisasi ke dalam program dan kerja nyata.
Pelantikan menjadi titik awal untuk membangun organisasi yang lebih solid, terstruktur dan dekat dengan masyarakat.
Henriko mengajak seluruh jajaran pengurus untuk tidak bekerja sendiri-sendiri. Menurutnya, keberhasilan organisasi merupakan hasil kerja bersama seluruh kader.
“Saya mengajak seluruh pengurus untuk sama-sama membesarkan organisasi ini. Tidak ada yang bekerja sendiri. Ketua, sekretaris, pengurus, kader dan seluruh struktur harus saling menguatkan. Kalau kita kompak, saya yakin banyak hal positif yang bisa kita lakukan untuk masyarakat Rawalumbu,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap terbentuknya kepengurusan DPC PSI Rawalumbu.
Menurutnya, kepercayaan tersebut akan terjawab melalui kerja nyata dan konsistensi dalam menjalankan amanah organisasi.
“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat. Kami ingin PSI Rawalumbu menjadi rumah bersama bagi orang-orang yang ingin berbuat baik, belajar berorganisasi dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta masyarakat,” pungkas Henriko.
Pelantikan DPC PSI Rawalumbu pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi PSI di Kota Bekasi, sekaligus membuka babak baru bagi perjalanan organisasi di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Dengan semangat kebersamaan, keterbukaan dan kerja nyata, Hendriko Siagian bersama jajaran pengurus DPC PSI Rawalumbu menyatakan siap menjalankan amanah serta membangun komunikasi yang semakin dekat dengan masyarakat.
“Bersama bergerak, bersama mendengar, bersama memberikan manfaat.”




