Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


Semangat Persatuan Menggelora di Munas III PJS, Transformasi Jurnalis Siber dan Konstituen Dewan Pers Jadi Prioritas

Growmedia
Selasa, 21 Juli 2026
Last Updated 2026-07-21T06:18:11Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
GABUNG JADI WARTAWAN KAMI YOK!

Caption : Ketua Umum PJS Mahmud Marhaba saat menyampaikan sambutannya di MUNAS PJS III 2026

Jakarta,Growmedia, indo,com–
Semangat persatuan, optimisme, dan tekad besar membangun organisasi yang semakin profesional mewarnai pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) III Pro Jurnalisme Siber (PJS) di Hotel Acacia, Jakarta, Selasa (21/7/2026). Forum tertinggi organisasi yang dihadiri ratusan delegasi dari seluruh penjuru Indonesia itu menjadi momentum bersejarah dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memantapkan langkah menuju pengakuan sebagai Konstituen Dewan Pers.

Sejak awal acara, atmosfer kebersamaan begitu terasa. Para peserta yang terdiri atas pengurus DPP, DPD, DPC, dewan penasehat, dewan pakar, hingga anggota PJS dari berbagai daerah memenuhi ruang sidang dengan semangat yang sama: membawa PJS naik kelas menjadi organisasi pers yang semakin kuat, profesional, dan diakui secara nasional.


Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat seluruh peserta berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang dilanjutkan dengan Mars PJS. Iringan lagu organisasi seolah menjadi penyemangat sekaligus pengingat bahwa perjuangan PJS menuju pengakuan Dewan Pers hanya dapat dicapai melalui persatuan dan kerja bersama.

Mengusung tema "Transformasi Jurnalis Siber di Era Digital: Memperkuat Kompetensi dan Perlindungan Hukum demi Masa Depan Pers Indonesia," Munas III PJS secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Penasehat PJS, Farij Aljawi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PJS Mahmud Marhaba menegaskan bahwa Musyawarah Nasional bukan hanya agenda lima tahunan untuk memilih kepemimpinan baru. Lebih dari itu, Munas merupakan ruang strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan program kerja, sekaligus menyatukan visi seluruh keluarga besar PJS menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.


Menurut Mahmud, salah satu target terbesar organisasi saat ini adalah menuntaskan seluruh persyaratan administratif dan kelembagaan agar PJS dapat diterima sebagai Konstituen Dewan Pers.

> "PJS memiliki visi melahirkan jurnalis yang berintegritas, kompeten, dan profesional. Visi itu harus menjadi tanggung jawab kita bersama. Tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata di setiap daerah agar PJS semakin kuat dan mendapat pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers," tegas Mahmud disambut tepuk tangan peserta.

Mahmud mengungkapkan, masih terdapat sejumlah persyaratan yang harus segera dipenuhi. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus daerah mempercepat penyelesaian dokumen yang telah ditetapkan DPP sebagai bagian dari proses verifikasi organisasi.

Ia optimistis, dengan kekompakan seluruh jajaran PJS di Indonesia, cita-cita menjadi konstituen Dewan Pers bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat PJS Farij Aljawi mengingatkan bahwa tantangan dunia jurnalistik di era digital semakin kompleks. Menurutnya, wartawan dituntut tidak hanya cepat menyajikan informasi, tetapi juga memiliki kompetensi, integritas, serta keahlian khusus di bidang liputan yang digeluti.

"Wartawan sudah saatnya memiliki spesialisasi. Ada yang fokus politik, hukum, ekonomi, olahraga, budaya, atau bidang lainnya. Dengan spesialisasi, kualitas karya jurnalistik akan jauh lebih mendalam, akurat, dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.

Farij juga memberikan apresiasi kepada seluruh delegasi yang hadir dari berbagai provinsi. Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menjadi bukti bahwa rasa memiliki terhadap organisasi semakin kuat dan menjadi modal penting dalam membangun PJS sebagai organisasi pers yang profesional dan terpercaya.

Dengan mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim," Farij Aljawi secara resmi membuka Musyawarah Nasional III PJS, yang ditandai dengan ketukan palu sidang dan disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta.

Usai pembukaan, agenda langsung dilanjutkan dengan sidang pleno yang dipimpin Ketua Umum PJS Mahmud Marhaba. Selama Munas, para peserta akan membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi organisasi, penyempurnaan program kerja, pembahasan rekomendasi, hingga pemilihan kepengurusan baru yang akan memimpin PJS pada periode berikutnya.

Lebih dari sekadar forum organisasi, Munas III PJS menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan Pro Jurnalisme Siber. Dari Jakarta, semangat persatuan kembali diteguhkan, komitmen profesionalisme diperkuat, dan harapan besar menuju pengakuan sebagai Konstituen Dewan Pers kembali dikobarkan oleh seluruh keluarga besar PJS Indonesia.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl
```

Iklan