Oku Timur,growmedia-indo.com -
Ketika harga LPG 3 kilogram bersubsidi di sejumlah wilayah Belitang Raya melambung hingga Rp50 ribu per tabung, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin Hamzah, S.T., M.T., M.M. atau Bang Enos memilih bertindak cepat. Bagi pemimpin yang dikenal dekat dengan rakyat itu, kebutuhan pokok masyarakat tidak boleh dibiarkan menjadi korban permainan distribusi maupun lonjakan harga.
Komitmen itu ditegaskan Bang Enos dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten OKU Timur, Selasa (28/7/2026). Dengan gaya kepemimpinan yang tegas namun tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, ia langsung memerintahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan berkoordinasi dengan PT Pertamina dan agen penyalur untuk menggelar operasi pasar serta memastikan LPG bersubsidi dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Bang Enos juga memberi peringatan agar distribusi LPG subsidi tidak lagi melenceng dari peruntukannya. Hotel, restoran, laundry, peternakan, hingga pelaku usaha lainnya diminta tidak menggunakan gas bersubsidi sehingga hak masyarakat kecil tetap terlindungi.
Tidak hanya persoalan LPG, Bang Enos turut mengambil langkah mengatasi kelangkaan solar dengan mengajukan penambahan kuota kepada BPH Migas RI. Pemerintah daerah juga terus memperkuat koordinasi agar pasokan bahan bakar bagi masyarakat dan petani tetap terjaga.
Dalam rapat yang sama, Bang Enos memastikan tunggakan gaji perangkat desa dan honor Ketua RT menjadi perhatian serius pemerintah dan diupayakan mulai dibayarkan pada awal Agustus 2026. Penyelesaian tapal batas dengan Kabupaten OKI juga terus dikawal hingga ke Kementerian Dalam Negeri, sementara pembangunan jalan tembus Tambak Boyo tetap masuk agenda prioritas pemerintah daerah.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU Timur di bawah kepemimpinan Bang Enos kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama 14 tahun berturut-turut, menunjukkan bahwa keberpihakan kepada masyarakat berjalan seiring dengan tata kelola keuangan yang baik.
Rangkaian langkah yang disampaikan dalam rapat paripurna tersebut memperlihatkan karakter kepemimpinan Bang Enos yang merakyat, cepat mengambil keputusan, dan berwibawa dalam menyelesaikan persoalan. Bagi Bang Enos, setiap keluhan masyarakat harus dijawab dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji. Itulah yang terus menjadi arah kepemimpinannya dalam membangun OKU Timur yang maju, tertib, dan berpihak kepada rakyat.
Ind16







