Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Geger! Vidio Penumpang Lion Air Minta Turun karena Kepanasan Disuruh Menunggu Berjam-jam di Pesawat

Redaksi
Senin, 26 Juni 2023
Last Updated 2023-06-26T06:51:59Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
CEK SEMUA LAYANAN KAMI DISINI

 


Growmedia-indo.com, Makasar - 

Beredar video seorang pria yang merupakan penumpang memaksa turun dari pesawat Lion Air karena kepanasan disuruh menunggu berjam-jam. Video pria yang memaksa turun tersebut terlihat berdebat dengan seorang pramugari Lion Air. Video tersebut pun beredar luas di berbagai media sosial dan viral.

Dalam video yang diunggah akun IG @undercover.id itu menjelaskan, bahwa pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 672 dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan dijadwalkan berangkat sekitar pukul 08.50 Wita. Namun, pesawat tersebut pun tidak kunjung take off ke Balikpapan, Kalimantan Timur hingga pukul 10.00 Wita. Di mana, penumpang seluruhnya sudah berada di atas pesawat yang masih terparkir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar hingga gerah akibat kepanasan.

Dalam keterangan video pun diungkapkan, pesawat Lion Air tersebut belum juga take off dikarenakan FA atau ada trouble. Dalam video itu pun terlihat, penumpang lainnya yang masih duduk di kursi pesawat menggendong bayinya sambil mengipas-ngipas buku panduan pesawat yang ada di belakang kursi. Bahkan, orang yang merekam video pria berdebat dengan pramugari Lion Air turun dari pesawat dan kembali ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Humas Lion Air, Danang Mandala Prihantoro yang dikonfirmasi, Jumat (23/6/2023) mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut. "Saya belum tahu kejadiannya. Nanti saya bantu kroscek ya," singkatnya.

Sumber: Kompas.com

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tidak ada komentar:

Iklan