Banda Aceh,growmedia-indo.com -
Ketua Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Banda Aceh, Muhammad Ichsan Nizali, S.E., CPLA., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, beserta tim gabungan atas keberhasilan mengungkap keberadaan laboratorium atau pabrik sabu jaringan internasional di Kabupaten Pidie.
Pengungkapan besar yang berhasil mengamankan 1,2 ton sabu cair beserta 11 tersangka—termasuk dua warga negara asing asal Tiongkok—dinilai sebagai bukti ketegangan dan komitmen serius kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke akar-akarnya di Tanah Rencong.
Muhammad Ichsan Nizali menegaskan bahwa maraknya bahaya dan bahaya candu narkoba menjadi ancaman nyata yang sangat membahayakan masa depan generasi muda di Aceh. Menurutnya, peredaran barang haram tersebut bukan hanya merusak kesehatan fisik dan mental individu, tetapi juga secara sistematis menghancurkan potensi generasi penerus bangsa.
Jika peredaran narkoba dibiarkan merajalela tanpa penindakan tegas dan menyeluruh, Aceh berada dalam ancaman serius mengalami lost generation atau kehilangan generasi berkualitas yang seharusnya menjadi pilar pembangunan daerah di masa depan.
Oleh karena itu, LIRA Banda Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, hingga perangkat gampong untuk memperkuat sinergi dan mendukung penuh upaya kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang bebas narkoba.
Ichsan juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap imbauan Kapolda Aceh agar masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Dengan pengawasan yang ketat dan kolaborasi bersama aparat penegak hukum, diharapkan potensi peredaran narkotika dapat dideteksi lebih awal sehingga Tanah Aceh benar-benar terlindungi dari kehancuran masa depan generasinya.
(ic)





