Garut, 05 September 2026 – Kepala SDN 1 Maroko, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Ati Dewi Kusmiati, berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah melalui pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di area sekolah. Pembangunan tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan tanah serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Pembangunan TPT memanfaatkan sebagian dana yang berasal dari hasil penjualan genteng bekas bangunan sekolah. Material tersebut merupakan sisa dari kegiatan rehabilitasi bangunan sekolah yang bersumber dari anggaran Refit Tahun 2026. Menurut pihak sekolah, pemanfaatan material bekas tersebut dilakukan agar memiliki nilai manfaat bagi sekolah.
Ati Dewi Kusmiati menjelaskan bahwa genteng bekas hasil pembongkaran atap tidak disimpan begitu saja karena dikhawatirkan akan terbengkalai dan tidak termanfaatkan. Oleh karena itu, pihak sekolah mengambil langkah untuk menjual material bekas tersebut dan hasilnya digunakan untuk mendukung pembangunan TPT yang dinilai lebih dibutuhkan oleh sekolah saat ini.
"Daripada genteng bekas hanya disimpan dan akhirnya tidak terurus, kami memilih memanfaatkannya untuk pembangunan TPT yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh sekolah dan seluruh warga sekolah," ujar Ati Dewi Kusmiati.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena SDN 1 Maroko mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan dari pemerintah melalui anggaran Refit Tahun 2026. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di sekolah.
Pihak sekolah berharap pembangunan TPT dapat memberikan perlindungan terhadap lingkungan sekolah, terutama saat musim hujan, serta mendukung terciptanya suasana belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa. Selain itu, pihak sekolah berkomitmen untuk terus mengelola dan memanfaatkan aset sekolah secara optimal demi kemajuan pendidikan.






