![]() |
| Caption: Kontingen Gudep MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Centre Bergabung Kontingen Satuan Komunitas Pandu Ma’arif NU Kwartir Cabang Bangka |
Bangka Belitung,growmedia-indo.com -
Sungailiat — Semangat menyala membara di dada 16 anggota Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat. Delapan putra dan delapan putri resmi menjadi bagian dari kontingen Satuan Komunitas Pandu Ma’arif NU Kwartir Cabang Bangka untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 — ajang pesta penggalang yang digelar lima tahun sekali dan menjadi momen pertemuan pramuka dari seluruh penjuru negeri.
Kontingen ini tergabung dalam tiga regu Sako Ma’arif se-Kabupaten Bangka, yang menyatukan kekuatan dari berbagai daerah: Merawang,Pemali, maupun kab Mentok. Keberangkatan ini pun menjadi bukti kekompakan antar-satuan di lingkungan Kepulauan Bangka Belitung dalam satu naungan gerakan kepanduan berbasis nilai-nilai keislaman.
Dalam apel pelepasan menjelang keberangkatan, Perwakilan Pengurus Cabang Kwartir, Murmahudi, S.Pd., memberikan pesan mendalam kepada seluruh peserta. “Segala hal yang didapatkan selama pelatihan maupun kegiatan, silakan dipelajari, diambil hikmahnya, dan diterapkan di satuan komunitas ini. Selalu jaga kekompakan, karena kalian bergerak sebagai satu tim,” ujarnya.
Ia menambahkan, Jamnas ke-12 ini dihadiri langsung oleh Majelis Pembimbing Nasional, sehingga standar kedisiplinan, perilaku, dan prestasi menjadi perhatian mata nasional. “Kalian tidak hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga membawa nama baik Negeri Serumpun Sebalai, nama baik Bangka Belitung, serta nama baik organisasi NU. Baik dalam kegiatan perseorangan maupun beregu, jadilah contoh yang bisa diikuti dan dirindukan kehadirannya,” pesan Murmahudi.
Ia juga mengingatkan manfaat jangka panjang dari keikutsertaan ini: “Para peserta akan memperoleh sertifikat tingkat nasional yang sangat berharga sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun perguruan tinggi. Maka jagalah nama baik sekolah, kabupaten, organisasi, dan nama pribadi kalian di ajang bergengsi ini.”
Momen sakral pemasangan lencana Satuan Komunitas Pandu Ma’arif NU menjadi penanda resmi keanggotaan dan tanggung jawab yang kini dipikul para santri. Dukungan penuh pun datang dari pimpinan lembaga.
Kepala MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Centre, Ustadz Ali Mafrohim, S.Pd.I., menyambut langkah ini dengan kebanggaan besar. “Kami sangat bangga dan mendukung sepenuhnya langkah santri-santri kami untuk mengikuti Jambore Nasional. Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan kepramukaan biasa, melainkan wahana membentuk karakter kedisiplinan, kemandirian, dan persaudaraan lintas daerah di seluruh Indonesia,” ucapnya.
“Semoga keikutsertaan ini menjadi pengalaman berharga, membawa nama baik Bangka Belitung, serta menumbuhkan jiwa patriotisme dan kepedulian sosial yang tinggi. Jadilah duta yang membawa nama lembaga dengan akhlak mulia, prestasi, dan semangat yang membara,” tambah Ustadz Ali dengan penuh harap.
Dari sisi Yayasan Bahrul Ulum, Sekretaris Yayasan, H. Murjadi, juga memberikan dukungan dan doa terbaik. “Kami dari Yayasan Bahrul Ulum sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan sepenuhnya atas keikutsertaan para santri di ajang Jambore Nasional ini. Ini adalah peluang luar biasa untuk menimba pengalaman, memperluas persaudaraan sesama generasi muda dari seluruh Indonesia, serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang ditanamkan di pondok pesantren maupun madrasah,” ungkap H. Murjadi.
“Semoga perjalanan ini membawa berkah, menjaga kekompakan antar-sesama, dan pulang membawa prestasi serta kenangan manis yang bermanfaat seumur hidup. Tetaplah menjadi santri yang rendah hati, disiplin, dan mengharumkan nama Bahrul Ulum di mana pun kalian berada,” harapnya.
Dengan semangat yang membara dan doa restu dari seluruh pihak, kontingen MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat siap melangkah menjadi duta muda Bangka Belitung di panggung nasional.
(Eqi)










