Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


Final Poster Harusnya Horror Dirilis, Reza Arap Apresiasi Kreativitas Warganet

Redaksi
Rabu, 22 Juli 2026
Last Updated 2026-07-22T06:38:29Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
GABUNG JADI WARTAWAN KAMI YOK!



Jakarta, growmedia-indo.com  -

Reza Oktovian atau Reza Arap menandai babak baru dalam perjalanan kariernya dengan menyutradarai film layar lebar pertamanya berjudul Harusnya Horror.

Film tersebut dibintangi Reza Arap bersama almarhumah Lula Lahfah, serta para anggota Geng AAAClan dan Marapthon, yakni Tierison (Jot), Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy (Aloy), Bravyson, Niko Junius, Ariyanto (Ibot), dan Teguh Prakoso (Tepe). Selain itu, film ini juga menghadirkan Ronny P. Tjandra, Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos (Celloz).

Keikutsertaan mendiang Lula Lahfah menjadi salah satu momen yang dikenang oleh seluruh tim produksi sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya selama proses pembuatan film.

Harusnya Horror diproduksi oleh Ess Jay Pictures dengan produser David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani.

Menjelang penayangan perdana di bioskop pada 20 Agustus 2026, tim produksi merilis final poster yang terinspirasi dari kreativitas para warganet. Sebelumnya, poster resmi film tersebut sempat menjadi perbincangan karena tidak menampilkan salah satu anggota Marapthon, Teguh Prakoso (Tepe).

Kreativitas para penggemar yang membuat ulang poster dengan menambahkan sosok Tepe mendapat apresiasi dari tim produksi dan akhirnya menginspirasi perilisan final poster.

"Karena banyak yang bertanya kenapa tidak ada Tepe di poster yang sudah kami rilis, akhirnya sekarang kami merilis final poster Harusnya Horror yang sudah menampilkan Tepe. Kami juga sangat mengapresiasi teman-teman yang ikut me-recreate poster tersebut. Terima kasih atas dukungannya," ujar Reza Oktovian.

Selain poster terbaru, film ini juga memperkenalkan dua lagu yang menjadi bagian dari soundtrack, yaitu Kicau Mania dari Ndarboy Genk dan Untuk yang BersamaNya yang dibawakan Mahalini. Perpaduan kedua lagu tersebut disebut akan menggambarkan nuansa film yang memadukan unsur komedi dengan sisi emosional.

Reza mengungkapkan bahwa cerita dalam film ini dibuat dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga penonton diharapkan dapat merasakan keterkaitan dengan berbagai situasi yang ditampilkan.

"Dari segi cerita, naskah, bahkan dialog, semuanya akan terasa relate dengan situasi yang terjadi. Yang akan kalian tonton di film ini akan membuat kalian berpikir, 'kok bisa begini ya' atau 'kok bisa begitu ya'. Jadi, perhatikan setiap detailnya," kata Reza.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh tim telah memberikan kemampuan terbaik selama proses produksi.

"Di film ini kami benar-benar mendorong batas kemampuan kami. Ess Jay Pictures juga memberikan kebebasan dan dukungan penuh sehingga kami bisa menghasilkan karya terbaik," tambahnya.

Sementara itu, produser Jimmy Lalwani mengungkapkan bahwa ide menggarap Harusnya Horror berawal dari kekagumannya terhadap persahabatan para anggota Marapthon yang ia lihat melalui media sosial.

"Saat menonton Marapthon Season 2, saya melihat chemistry dan persahabatan mereka sangat kuat. Dari situ muncul ide untuk memberikan kesempatan kepada mereka bermain dalam sebuah film layar lebar. Hasilnya membuat saya puas dan senang," ujar Jimmy.

(Ine)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl
```

Iklan