Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Jalan Poros Toto Rejo Hancur, Warga Tambal Sendiri; Pemerintah Diminta Jangan Tutup Mata

Indra 16
Minggu, 01 Maret 2026
Last Updated 2026-03-02T02:16:50Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
CEK SEMUA LAYANAN KAMI DISINI

 


OKU TIMUR, SUMATERA SELATAN – 

Jalan poros Desa Toto Rejo, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, kini berubah menjadi kubangan dan hamparan lubang menganga. Kerusakan yang terjadi bukan lagi retakan kecil, melainkan rusak parah hingga membahayakan pengendara.

Ironisnya, jalan yang menjadi akses vital penghubung Desa Toto Rejo menuju Desa Rejo Mulyo serta tembusan ke Desa Purwerejo Sumber Harapan itu belum tersentuh perbaikan berarti. Padahal, jalur tersebut setiap hari dilalui kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk pengangkut hasil pertanian.

Karena tak kunjung diperbaiki, warga akhirnya bergerak sendiri. Dengan alat seadanya, mereka bergotong royong menimbun lubang menggunakan tanah dan batu agar bisa dilalui kendaraan. Aksi ini menjadi bukti kuat bahwa masyarakat tidak tinggal diam saat infrastruktur di wilayahnya terabaikan.

Salah satu Satgas Tani Merdeka OKU Timur, Mas Bakron Siswanto, ikut turun langsung mengoordinir warga. Ia menyampaikan kritik keras terhadap lambannya penanganan jalan tersebut.

“Ini jalan poros, bukan jalan kebun. Ini akses utama masyarakat. Kalau dibiarkan rusak seperti ini, siapa yang bertanggung jawab kalau terjadi kecelakaan? Hasil panen terhambat, biaya angkut naik, dan ekonomi desa ikut terpukul,” tegas Bakron.

Menurutnya, langkah swadaya warga hanyalah solusi darurat. Penimbunan manual tidak akan bertahan lama, terlebih saat musim hujan tiba. Ia mendesak pemerintah daerah segera turun ke lokasi dan melakukan perbaikan permanen dengan kualitas yang layak.

Warga pun mempertanyakan komitmen pembangunan infrastruktur yang selama ini digaungkan. Mereka berharap pemerintah tidak hanya hadir saat momentum seremonial, tetapi juga hadir ketika masyarakat benar-benar membutuhkan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya roda perekonomian desa yang tersendat, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap perhatian pemerintah akan semakin tergerus.

Ind16

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan