Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Sayap Air Gagal Mendarat Karena Gunung Lewotolok Erupsi

yunda admin
Kamis, 16 Mei 2024
Last Updated 2024-05-16T07:02:57Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
CEK SEMUA LAYANAN KAMI DISINI

 


Kupang, Growmedia-indo.online-

Penerbangan dari Bandara El Tari Kupang tujuan Bandara Wunopito di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur Kembali berdampak pada abu vulkanik Gunung Lewotobi. Gunung Lewotobi kembali meletus pada Kamis pagi, 16 Mei dengan tinggi abu vulkanik mencapai 300 meter di atas kawah. Akibatnya ATR72-500 yang terbang dari Kupang gagal mendarat di Bandara Wunopito sehingga kembali ke Bandara El Tari.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lewotolok , Yeremis Kristianto mengatakan mantara pukul 00.00-06.00 Wita tercatat satu letusan dengan amplitudo 24,7 milimeter dan durasi 7 detik, serta tercatat 102 kali gempa embusan. Sedangkan untuk pukul 00.00-06.00 Wita tidak ada letusan, tercatat 109 gempa hembusan, dan satu kali hybrid atau fase banyak.

Sejak letusan Gunung Lewotolok, sudah tiga pesawat gagal mendarat di Bandara Wunopito. Kepala Bandara Wunopito Syaiful Zuhri menyebutkan, sejauh ini tidak ada abu vulkanik yang mencapai landasan bandara.

“Hasil pengamatan papper test di wilayah bandara Wunopito negatif terdeteksi abu vulkanik,” ujarnya.

Untuk Gunung Werung yang berada di Kecamatan Atadei, Lembata hanya terdata satu gempa tektonik lokal, dua gempa tektonik jauh, dan satu gempa terasa dengan skala I MMI. Saat ini, Gunung Werung masih berstatus normal atau level 1, namun adanya peningkatan aktivitas gunung setinggi 1.018 meter tersebut, masyarakat diingatkan untuk tidak mendekati tau bermalam di sekitar kawah gunung, termasuk tidak mendekati bualan Gunung Hobal, gunung api bawah laut yang letaknya tidak jauh dari Gunung Werung.


Sumber: metrotvnews.com

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tidak ada komentar:

Iklan