Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Karena Stres, Seorang Ibu Tega Tenggelamkan Bayi 3 Bulan ke Ember Penuh Air

Mekar Sari
Selasa, 17 Oktober 2023
Last Updated 2023-10-17T02:50:09Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
CEK SEMUA LAYANAN KAMI DISINI


                   Jakarta, Grow Media Indonesia,
Seorang ibu berinisial A tega menenggelamkan bayi yang baru berusia tiga bulan ke sebuah ember penuh air. 

Diduga ibu tersebut melakakukan perbuatan itu karena mengidap syndrome baby blues hingga depresi. 

"Kita monitor ke sana kemarin, ketemu ibunya. Kita tanya-tanya memang dia mengalami syndrom baby blues dan ada sedikit depresi pada saat diagnosa awal," ungkap Pj Ketum Komnas Perlindungan Anak (PA) Lia Latifah saat dikonfirmasi, Selasa (17/10/2023).

Menurutnya, ibu berinisial A itu memiliki 3 anak, ketiganya juga masih tergolong balita. Satu perempuan dan dua laki-laki. Sedangkan balita yang diceburkan ke ember laki-laki berusia 3 bulanan.

"Dia bilang si itu bercanda, tapi kita sudah sampaikan, itu bisa menyebabkan kematian. Jadi kemaren itu ibunya cerita bahwa dia mengalami depresi, dia mengalami stress, mengalami kebingungan pada saat ia harus merawat 3 bayinya itu," ujarnya. 

Lia menuturkan, A mengaku peristiwa itu terjadi pada 2 minggu lalu, A sempat mengirimkan video itu pada temannya hingga akhirnya video itu beredar secara luas. Dalam keterangannya, A seolah merasa tak sadar saat melakukan perbuatannya itu lantaran dia merasa kelelahan dan capek mengurusi tiga anak yang masih tergolong balita.

"Perbedaannya 10 bulan, jadi dia baru 10 bulan bayinya (pertama) lahir, dia sudah hamil lagi. Anak pertamanya usia empat tahun, kemudian yang kedua 3 tahun berapa bulan kemudian yang terakhir usia 3 bulan. Memang jaraknya pendek-pendek berurutan," ucapnya.


Sumber: Sindonews
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tidak ada komentar:

Iklan