Bangka Selatan, Growmedia,indo,com-
Tukak Sadai, - Mangrove lebat di pesisir Desa Tukak Sadai menjadi pelindung alami dari abrasi. Kamis (12/2), santri MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat mengunjungi kawasan ini dalam rangka rihlah tarbawiyah.
Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan langsung tentang ekosistem dan fungsi mangrove. Kepala MTs Plus Bahrul Ulum, Ustadz Ali Mafrohim, menekankan pentingnya pembelajaran lapangan.
Camat Tukak Sadai, Felly, menyambut baik kegiatan ini, menekankan manfaat edukasi tentang mangrove yang jarang didapatkan di kelas. Ketua Pokdarwis Tukak, Anwar, menjelaskan bahwa hutan mangrove seluas 20 hektar ini telah menjadi destinasi wisata unggulan sejak 2019, dengan sekitar 2-3 hektar yang dikembangkan untuk wisata.
Santri antusias menggali informasi dari pemandu di sepanjang jembatan hutan mangrove, yang akan diolah menjadi karya tulis ilmiah. Camat Felly berharap kesan para santri dapat menjadi masukan berharga untuk pengembangan wisata mangrove Tukak.tutupnya








