![]() |
| Kolaborasi lintas organisasi ajak pemuda pelajari budaya lokal dan keanekaragaman hayati |
Bangka,Growmedia,indo,com-
Sebuah kegiatan kemah ekologi bertema "Pemuda Berkolaborasi Untuk Melestarikan Kelekak Bangka" digelar di Kawasan Kelekak 1 dan 2, Desa Zed, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada hari Kamis (8/2/2026).
Kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai organisasi yaitu HW Unmuh Babel, Koppika Bangka Belitung, Kopassas AIN SAS Bangka Belitung, Pepelingasih Bangka, dan Peluk Babel, menjadi bukti semangat kebersamaan generasi muda dalam menjaga lingkungan. Acara juga menghadirkan pemateri dari dosen Sosiologi Universitas Bangka Belitung serta pihak BKSDA Sumatra Selatan.
Ahmad Juliyanta, Koordinator Green Leadership Indonesia Wilayah Bangka Belitung, menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah agar generasi muda dapat belajar tentang budaya lokal dan keanekaragaman hayati di wilayah Bangka Belitung. "Kegiatan ini alhamdulilah berjalan lancar, para peserta dan narasumber menunjukkan antusiasme yang luar biasa," ujarnya.
Para peserta juga diajak memahami peran Kelekak dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta ketahanan pangan bagi masyarakat lokal. Kemah ekologi ini diharapkan menjadi langkah konkrit generasi muda dalam merawat warisan ekologis Bangka, dengan komitmen bersama untuk terus menjaga, merawat, dan mengembangkan Kelekak Bangka sebagai bagian dari identitas dan kekayaan ekologis daerah.
Andre Z, Ketua Komunitas Kelekak Bangka, mengapresiasi kegiatan tersebut. "Sangat bagus dan menarik, karena para peserta tidak hanya berkemah namun juga langsung belajar dan melihat kekayaan keanekaragaman hayati di dalam Kelekak, termasuk mengamati satwa endemik Pulau Bangka dan mencoba berbagai buah endemik," ucapnya.
Diharapkan kegiatan serupa akan terus berlanjut dan menjadi pengalaman berkesan yang menjadikan pemuda lebih peka serta peduli terhadap alam.







