GARUT, Grow Media Indonesia
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk (Bank BJB) menyerahkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun anggaran 2024 bagi 22 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kabupaten Garut. Penyerahan bantuan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, di Aula Lt. 3 BJB Kantor Cabang Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Jumat (10/4/2026).
Alokasi dana CSR ini merupakan bagian dari komitmen Bank BJB sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan syiar keagamaan.
Nurdin Yana mengungkapkan bahwa saat ini skema bantuan hibah langsung dari pemerintah daerah mengalami tantangan akibat adanya pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD). Tercatat TKD Kabupaten Garut mengalami penurunan signifikan yang cukup memberatkan postur anggaran daerah.
"Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, Bank BJB hadir sebagai upaya yang dapat mengkonversi bentuk bantuan pemerintah kepada masyarakat, sehingga dengan demikian tugas pemerintah terbantu dengan adanya CSR ini," ujar Nurdin Yana.
Sekda juga menambahkan rencana untuk meningkatkan nilai investasi atau penyertaan modal Pemkab Garut di Bank BJB di masa mendatang. Hal ini diproyeksikan akan memberikan dampak timbal balik yang lebih besar bagi daerah, baik dalam bentuk dividen maupun alokasi dana tanggung jawab sosial.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BJB Garut, Asep Wahyu Ismail, menjelaskan bahwa total dana CSR yang disalurkan kali ini mencapai Rp. 239.000.000,- yang diberikan kepada 22 DKM tersebar di wilayah Kabupaten Garut. Ia memastikan bahwa seluruh proses penyaluran dilakukan dengan prinsip akuntabilitas tinggi.
"Untuk menjaga transparansi, bantuan dikirimkan langsung ke rekening masing-masing DKM. Tidak ada transaksi tunai agar pelaporan dapat terpantau dengan jelas sesuai peruntukannya. Kami ingin bantuan ini benar-benar bermanfaat untuk menyejahterakan masjid dan mendukung aktivitas syiar agama," kata Asep Wahyu.
Pihak Bank BJB berharap sinergi ini terus diperkuat melalui penambahan kepemilikan saham oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Menurut Asep, semakin besar alokasi saham yang ditempatkan di BJB, maka secara otomatis alokasi dana CSR yang dikembalikan kepada masyarakat Garut akan semakin meningkat.
Kegiatan ini ditutup dengan simbolis penyerahan bantuan kepada perwakilan pengurus DKM, menandai komitmen bersama dalam menjaga stabilitas sosial dan religiusitas di Kabupaten Garut.





