Kuningan,growmedia-indo.com -
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan melaksanakan kegiatan panen selada bokor sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bidang pertanian, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan panen yang dilaksanakan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) pertanian Lapas Kelas IIA Kuningan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Kuningan beserta anggota, pejabat struktural, serta jajaran staf Lapas Kelas IIA Kuningan.
Panen selada bokor ini merupakan hasil dari proses pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan melibatkan WBP dalam pengelolaan dan perawatan tanaman hortikultura. Dari kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Kuningan berhasil memanen selada bokor dengan total hasil mencapai 15,2 kilogram.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membekali WBP dengan keterampilan kerja yang bermanfaat, tetapi juga sebagai upaya nyata mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. “Program pembinaan kemandirian di bidang pertanian ini diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi WBP, sehingga memiliki keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sukarno Ali menegaskan bahwa kegiatan panen ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian dan pemberdayaan potensi produktif Warga Binaan.
Ke depan, Lapas Kelas IIA Kuningan akan terus mengembangkan sarana pertanian serta melakukan diversifikasi tanaman guna meningkatkan hasil panen dan kualitas pembinaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemandirian Warga Binaan.
(Nurhadi)





