ACEH BESAR – Kabar pembangunan Water Treatment Plant (WTP) Seulimeum senilai Rp47 miliar menjadi angin segar bagi masyarakat Kecamatan Seulimeum dan Kuta Cot Glie, Aceh Besar. Proyek strategis penyediaan air bersih tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan ribuan warga yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses layanan air minum perpipaan.
Pembangunan WTP ini menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat pelayanan air bersih di wilayah timur Aceh Besar. Selain meningkatkan kapasitas produksi air, proyek tersebut juga dirancang untuk memperluas cakupan layanan hingga menjangkau kawasan permukiman yang selama ini belum terlayani secara optimal.
Bagi masyarakat Kuta Cot Glie dan Seulimeum, keberadaan WTP baru bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi harapan akan tersedianya pasokan air bersih yang lebih stabil, aman, dan berkelanjutan. Selama ini, sebagian warga masih mengandalkan sumur, mata air, maupun sumber air alternatif, terutama ketika musim kemarau.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, proyek senilai Rp47 miliar tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor kesehatan, pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Ketersediaan air bersih yang memadai juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan kawasan dan peningkatan kesejahteraan warga.
Masyarakat berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal dengan kualitas pekerjaan yang baik sehingga manfaatnya segera dirasakan. Kehadiran WTP Seulimeum diharapkan menjadi tonggak baru pemerataan layanan air bersih bagi warga Seulimeum dan Kuta Cot Glie yang selama ini menantikan peningkatan pelayanan air minum.




