Rakernas LAKI ke-19 dan PROGIB ke-II Tahun 2026: Burhanudin Abdullah Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 2045 Bebas Korupsi

Rakernas LAKI ke-19 dan PROGIB ke-II Tahun 2026: Burhanudin Abdullah Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 2045 Bebas Korupsi



Kota Bekasi, - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Burhanudin Abdullah, S.H., mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan, kolaborasi, dan pengawasan masyarakat sebagai kunci mewujudkan Indonesia yang maju, bersih, dan bebas dari korupsi menuju Indonesia Emas 2045. (6/7/2026) bertempat Asrama Haji Bekasi.

Hal tersebut disampaikan Burhanudin Abdullah saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LAKI ke-19 Tahun 2026 dan Rakernas Pro Garda Indonesia Bersatu (PROGIB) ke-II Tahun 2026 yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026 di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Burhanudin menegaskan bahwa LAKI dan PROGIB hadir bukan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

"Kita harus bersatu untuk membantu Indonesia menjadi lebih baik. Kita memang bukan manusia yang sempurna, tetapi sebagai anak bangsa yang memiliki intelektualitas dan semangat nasionalisme, kita wajib berpikir ke depan bagaimana membangun Indonesia agar semakin maju dan mampu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap jalannya pemerintahan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat pemerintah maupun lembaga penegak hukum. Partisipasi aktif masyarakat menjadi elemen penting untuk mencegah kebocoran keuangan negara dan berbagai bentuk penyimpangan yang merugikan rakyat.

Burhanudin menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

"Program yang baik tanpa pengawasan akan membuka peluang terjadinya korupsi. Karena itu dibutuhkan komitmen bersama untuk memperkuat sistem pengawasan agar pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat," tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Rakernas tahun ini akan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis, termasuk gagasan mengenai penguatan tata kelola pemerintahan serta peningkatan peran masyarakat dalam pengawasan pembangunan nasional sebagai kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.

Burhanudin menegaskan bahwa korupsi merupakan extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang harus diberantas melalui langkah-langkah luar biasa pula. Menurutnya, dampak korupsi tidak hanya menghambat pembangunan, tetapi juga memiskinkan rakyat, merusak moral bangsa, serta melemahkan perekonomian nasional.

"Jangan pernah berharap Indonesia menjadi negara maju apabila korupsi dibiarkan menjadi budaya. Korupsi adalah salah satu penghambat utama kemajuan ekonomi dan pembangunan bangsa," katanya.

Melalui Rakernas ini, LAKI dan PROGIB berharap mampu melahirkan berbagai pemikiran, rekomendasi, dan strategi yang nantinya akan disampaikan kepada para pemangku kepentingan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional.

Menutup sambutannya, Burhanudin mengajak seluruh pengurus LAKI dan PROGIB dari seluruh Indonesia untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat nasionalisme, serta menjadi garda terdepan dalam mengawal pemerintahan yang bersih.

"Dengan kebersamaan, persatuan, dan semangat nasionalisme yang tinggi, LAKI dan PROGIB akan terus menjadi mitra bangsa dalam mengawal pembangunan serta berjuang melawan korupsi demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, makmur, dan bebas korupsi menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال