Jakarta-growmedia.indo.com -
Diadaptasi dari buku best seller karya Habib Jafar, film Seni Merayu Tuhan merilis official Trailer, menuangkan perjalanan menemukan hikmah yang menginspirasi anak muda.
Press Conference film Seni Merayu Tuhan diloby plaza utama Perpustakaan Nasional RI, Kamis ( 2/7) yang akan segera tayang di bioskop Indonesia 13 Agustus 2026.
Di official Trailer Seni Merayu Tuhan menampilkan perjalanan anak muda bernama Hikmah ( Ari Irham), sempet merasa enak dengan dunia yang ia jalani, Hikmah jatuh ketitik terendahnya saat sang ibu ( Rieka Diah Pitaloka) meninggal dunia.
Semasa sang ibu masih hidup, Hikmah jarang pulang kerumah. Telepon dan pesannya tak pernah dibalas. Ia selalu bersenang-senang dengan kehidupan masa mudanya, termasuk bersama sang pacar, Sophia ( Lutesha). Saat diajak untuk sholat Jumat, jawaban Hikmah bahkan "sudah pernah".
Hidup Hikmah berubah 180% , ia sempat yang sebelumnya tak mengenal tuhan, kemudian justru mencari jalan untuk kembali mendekat, meski ia lupa kapan terakhir sholat.
Seni Merayu Tuhan yang dibintangi oleh Ari Irham, Lutesha, Rieka Diah Pitaloka, Teuku Riyzki, Habib Ja'far, Arie kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, dan Alfie Alfiandy. Diproduseri oleh Salman Ariston dan Sigit Pratama, film ini menjadi debut penyutradaraan editor pemenang 3 piala Citra FFI Cesa David Luckmansyah. Naskah film ini ditulis oleh Rino Sarjono bersama Salman Aristo dan Gina S.Noer. Di film ini, Gina juga bertindak sebagai producer eksekutif bersama Orchida Ramadhania.
" Seni Merayu Tuhan", adalah film drama tentang perjalanan anak muda bernama Hikmah yang sedang menuju fase kedewasaan, sebuah cerita yang relevan dan dekat dengan generasi muda saat ini, dikemas dengan kisah tentang keluarga, persahabatan, cinta, kehilangan, dan pencarian makna hidup," ujar producer Salman Aristo.
Bagi Cena David Luckmansyah menyutradarai film Seni Merayu Tuhan menjadi perjalanan baru filmografinya. Selama ini, Cesa David telah berpengalaman menjadi penyunting gambar ratusan judul film Indonesia dari berbagai genre dan telah memenangkan penghargaan.
" Seperti halnya Hikmah yang mendapat panggilan dalam perjalanan hidupnya, begitupun saya mendapat panggilan untuk memulai langkah baru di perfilman. Selama ini saya memang selalu berada dibalik meja editing, tapi kisah Seni Merayu Tuhan sangat personal bagi saya dan untuk memanggil saya untuk menangkap momen perjalanan Hikmah bersama ibunya dan orang-orang disekitarnya dalam proses kedewasaannya", ucap Sutradara Cesa David.
Bagi Ari Irham, yang selama ini dikenal peran-perannya yang manis di film drama romance, Seni Merayu Tuhan menjadi Wahana Eksplorasi karakter terbaru nya yang merefleksikan keresahannya.
" Sebagai anak muda, gue juga sebenarnya punya keresahan terhadap apa yang gue lewati setiap hari. Gue pernah berada diposisi mencari jati diri gue, dan gue yakin cerita Hikmah di film ini bakal relate banget untuk anak-anak muda yang lagi proses memahami dirinya, keluarga, dan lagi bertumbuh ", ungkap Ari Irham.
Film Seni Merayu Tuhan yang akan tayang dibioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026, sekaligus menjadi momentum Wahana Kreator, yang melengkapi dan merayakan rilisnya dua slate besar bulan ini, termasuk film Original Netflix terbaru karya Gina S.Noer, Aku Sebelum Aku, akan rilisnya pada 16 Juli 2026.
Film Seni Merayu Tuhan, diproduksi oleh Wahana Kreator yang bekerjasama dengan PK Films, Entek Media, Starvision, Magma Entertainment, dan Virtuelines Entertainment.
Sebagai karya yang diadaptasi dari buku, Seni Merayu Tuhan juga berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional RI, serta penerbit buku aslinya, Mizan Pustaka. Kolaborasi ini dapat menumbuhkan minat masyarakat Indonesia untuk mengunjungi perpustakaan, membaca, dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang semakin modern dan terbuka untuk publik. Diharapkan juga dapat menjadi jembatan antara budaya membaca dan budaya menonton, sekaligus memperluas ruang diskusi bagi generasi muda.
Dalam closing statement Habib Ja'far, "film Seni Merayu Tuhan yang merupakan official film pertamanya dan menjadi karya awal dan menjadi sineas film pertamanya bekerjasama dengan industri perfilman, kabar baiknya film ini mengisahkan toleransi dan visi menjadi jalan merayu tuhan dan spritualnya tidak saja hanya dimesjid dan gereja tapi bioskop bisa menjadi referensi spiritual dan tanpa merasa digurui," pungkasnya
Ikuti informasi terbaru film Seni Merayu Tuhan melalui akun resmi Instagram @wahana.kreator dan @filmsenimerayutuhan.
(Ine)





