*Pemuda Katolik Cianjur Gelar MAPENTA dan MUSKOMCAB II, Andreas Sihaloho Terpilih Aklamasi*
CIANJUR — Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Cianjur sukses menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) 2026 dan Musyawarah Komisariat Cabang (MUSKOMCAB) II di Kantor Bale Praja Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan organisasi (23/5/2026).
Dalam forum MUSKOMCAB II, Andreas Sihaloho, SH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Cianjur periode 2026–2029. Sebelumnya, Andreas menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Komcab dan dinilai berhasil menuntaskan masa kepemimpinannya. Proses pemilihan berlangsung demokratis melalui sidang pleno yang dipimpin presidium terpilih.
“Pemuda Katolik Kabupaten Cianjur harus menjadi organisasi kader yang terbuka, inklusif, dan aktif menjawab tantangan sosial di masyarakat tengah. Saya mengajak seluruh kader untuk terus berkarya dan mengabdi demi Gereja dan Tanah Air,” ujar Andreas usai terpilih.
Dalam berbagai hal, Bupati Cianjur menegaskan bahwa nilai keimanan harus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
“Output nyata dari keimanan dan spiritualitas tidak boleh hanya terkurung di dalam gereja, melainkan harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat, memberikan solusi, serta membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur menekankan pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam menciptakan kader yang transformatif dan solutif.
“Peran Pemuda Katolik sejati adalah menghadirkan manfaat bagi masyarakat, menjadi solusi, serta melahirkan kader yang mampu bersinergi demi kemajuan dan persatuan Kabupaten Cianjur,” katanya.
Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Barat, Alfian Syukur, A.Md., menegaskan bahwa Pemuda Katolik Cianjur harus mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya aktif di internal organisasi, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Pemuda Katolik harus hadir sebagai organisasi yang mampu mencetak kader berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Cianjur, baik di bidang sosial, kemanusiaan, kepemudaan, maupun pembangunan daerah,” ujar Alfian.
Pastor Paroki St. Petrus Cianjur, Sebastian Gaguk, OFM., turut mengapresiasi semangat kader muda Pemuda Katolik dalam membangun organisasi dan pelayanan sosial.
“Pemuda Katolik harus menjadi wajah Gereja yang hidup di tengah masyarakat, menghadirkan semangat persaudaraan, semangat sosial, dan keberanian untuk terlibat dalam persoalan umat maupun bangsa,” ujarnya.
Rangkaian MAPENTA dimulai sejak pagi hari dengan pembekalan materi mengenai Ajaran Sosial Gereja, pengenalan organisasi kepemudaan, serta dinamika internal Pemuda Katolik. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan forum MUSKOMCAB yang membahas laporan pertanggungjawaban, hasil komisi, pemilihan ketua, hingga pembentukan tim formatur.
Kegiatan ini juga turut serta melibatkan Bupati Kabupaten Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG., Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Y. Hadi, SH, SIK, M.Si., MM, MH, M.IP., Pendeta Paroki St. Petrus Cianjur Sebastian Gaguk, OFM., Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., MSS, Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Barat Alfian Syukur, A.Md., Narasumber Edi Murdani Sutrisno Silaban, S.Kom., Kepala Dinas Pendidikan & Olahraga Kabupaten Cianjur, KNPI Kabupaten Cianjur, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur Ali, S.Hut., MAP, serta Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), HIPMI Cianjur, Gusdurian, dan GAMKI.






