![]() |
Mahasiswi Sosiologi UBB Kenalkan Nilai Pancasila dan Kewarganegaraan melalui Sosialisasi dan Permainan Edukatif di SD Negeri 14 Merawang |
Bangka,Growmedia,indo,com–
Nilai-nilai luhur Pancasila dan wawasan kewarganegaraan tak lagi hanya menjadi hafalan atau materi di papan tulis bagi siswa SD Negeri 14 Merawang, Balunijuk. Berkat inisiatif mahasiswi Program Studi Sosiologi Universitas Bangka Belitung (UBB), materi tersebut kini disampaikan dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan mudah dipahami, yakni lewat sosialisasi dan permainan edukatif.
Mengusung tema “Bermain Bersama dalam Keberagaman: Implementasi Nilai Pancasila dan Kewarganegaraan pada Anak Sekolah Dasar”, kegiatan ini digelar pada Rabu, 13 Mei 2026. Program ini merupakan bagian dari proyek mata kuliah Pendidikan Pancasila yang diampu Poniman, M.Pd., serta Pendidikan Kewarganegaraan di bawah bimbingan Tri Indrayati, M.Pd.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata pembelajaran yang diterapkan langsung ke tengah masyarakat, dengan tujuan utama menanamkan pemahaman akan makna Pancasila sejak usia dini. Melalui pendekatan sederhana dan interaktif, para mahasiswi mengajak siswa kelas 3A memahami arti hidup rukun, saling menghargai, bekerja sama, dan menerima segala bentuk perbedaan yang ada di lingkungan sekitar.
Agar pesan yang disampaikan lebih melekat, materi tidak hanya dijelaskan lewat ceramah. Para siswa diajak bergerak aktif melalui permainan tangkap sapu dan warna kita sama. Di tengah keseruan itu, terselip nilai edukasi: anak-anak belajar tentang kekompakan, keberanian, ketelitian, hingga pentingnya memandang teman sebagai bagian dari kebersamaan tanpa membeda-bedakan latar belakang apa pun.
Dalam sesi penyampaian materi, para mahasiswi menekankan bahwa pengamalan Pancasila bisa dimulai dari hal-hal kecil dalam keseharian. Contohnya, menghormati teman, mau menolong sesama, tidak mengejek perbedaan, bermain dengan sportif, hingga menyelesaikan masalah dengan cara yang baik dan santun. Suasana kelas pun berubah menjadi ceria dan hidup, karena siswa antusias menjawab pertanyaan serta terlibat langsung dalam setiap rangkaian acara.
Perwakilan mahasiswa dari Program Studi Sosiologi UBB, Nia Agustin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar nilai luhur bangsa dapat diterima dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan bagi anak-anak.
“Kami sadar usia sekolah dasar adalah masa emas pembentukan karakter. Oleh karena itu, kami kemas materi Pancasila dan kewarganegaraan ini lewat permainan dan interaksi langsung, supaya anak-anak tidak merasa sedang diajari teori yang berat, tapi merasa sedang bermain dan berteman. Harapannya, apa yang mereka rasakan dan lakukan hari ini, seperti bekerja sama dan saling menghargai, akan terus mereka bawa menjadi kebiasaan baik,” ujar Nia Agustin.
Ia juga menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengabdi dan menerapkan ilmu sosiologi dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat.
Wali kelas 3A, Fatema, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini. Menurutnya, metode belajar sambil bermain yang dibawa mahasiswi UBB menjadi angin segar bagi dunia pendidikan dasar.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya menghargai perbedaan, tetapi juga merasa senang dan bahagia karena belajar sambil bermain. Cara penyampaiannya sangat pas untuk karakter anak usia sekolah dasar,” ujar Fatema.
Melalui kegiatan bertajuk Bermain Bersama dalam Keberagaman ini, mahasiswi Sosiologi UBB turut berkontribusi mendukung pendidikan karakter. Langkah ini menjadi wujud nyata peran generasi muda dalam membangun penerus bangsa yang toleran, peduli, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman, sebagaimana semangat yang terkandung di dalam Pancasila.





