Di tengah tantangan ekonomi, persoalan sosial, hingga perubahan zaman yang terus bergerak cepat, Pemerintah Kabupaten OKU Timur menaruh harapan besar kepada gerakan PKK sebagai benteng pertama yang menjaga kekuatan keluarga dan masyarakat dari tingkat paling bawah.
Pelantikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan se-Kabupaten OKU Timur Tahun 2026 bukan sekadar prosesi seremonial. Momentum ini menjadi titik awal lahirnya semangat baru agar PKK benar-benar hadir di tengah masyarakat mendengar keluhan warga, mendampingi keluarga, hingga membantu menciptakan kehidupan yang lebih baik dari desa-desa.
Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin melantik Ketua TP PKK Kecamatan Martapura, Cempaka, Madang Suku I, Madang Suku II, Madang Suku III, Semendawai Suku III, Semendawai Timur, Semendawai Barat, Belitang, Belitang II, Belitang III, Belitang Jaya, Buay Madang, Buay Madang Timur, dan BP. Bangsa Raja.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Bina Praja I Setda OKU Timur, Senin (25/5/2026), dirangkaikan dengan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK Kabupaten OKU Timur Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Enos itu berbicara bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi sebagai sosok yang memahami denyut kehidupan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Ia menegaskan, ketika PKK hidup dan bergerak, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat. Dari dapur keluarga yang lebih kuat menghadapi kebutuhan pangan, anak-anak yang lebih diperhatikan pendidikannya, hingga kesehatan masyarakat yang semakin terjaga.
“Kalau PKK hidup dan aktif, dampaknya langsung terasa. Ketahanan pangan keluarga meningkat, kesehatan masyarakat lebih baik, pendidikan anak lebih diperhatikan, dan kesejahteraan warga ikut tumbuh,” tegas Enos.
Pernyataan itu lahir dari pengalaman nyata saat dirinya turun langsung menemui masyarakat di berbagai wilayah di OKU Timur. Di balik sambutan hangat warga, Enos mengaku masih menemukan suara-suara kecil masyarakat yang merasa kehadiran PKK belum sepenuhnya menyentuh kehidupan mereka.
Kondisi itu menjadi cambuk sekaligus evaluasi penting bahwa PKK tidak boleh hanya hidup di atas kertas program atau kegiatan seremonial semata. PKK harus hadir sebagai gerakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil.
Karena itu, para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik diminta menjadi pemimpin yang mau turun langsung ke lapangan, memahami kesulitan warga, dan menghadirkan solusi nyata bagi keluarga-keluarga di desa.
Enos juga meminta seluruh camat memberikan dukungan penuh terhadap gerakan PKK. Sebab menurutnya, keberhasilan PKK bukan hanya keberhasilan organisasi perempuan, tetapi bagian dari keberhasilan pembangunan kecamatan dan daerah.
Harapan itu bukan tanpa alasan. OKU Timur telah memiliki banyak cerita keberhasilan dari kelompok binaan PKK. Salah satunya Kelompok Wanita Tani yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat Provinsi Sumatera Selatan, meski dengan keterbatasan anggaran dan fasilitas.
“Yang membuat mereka berhasil bukan semata anggaran, tetapi semangat kebersamaan dan kemauan untuk bergerak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur dr. Sheila Noberta mengingatkan bahwa amanah sebagai Ketua TP PKK Kecamatan adalah kesempatan pengabdian yang tidak dimiliki semua perempuan.
Dengan nada penuh harapan, dr. Sheila meminta seluruh Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik agar tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi benar-benar hadir sebagai sosok yang peduli terhadap masyarakat.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk berkontribusi di masyarakat. Ketua PKK harus hadir, peduli, dan memahami kebutuhan masyarakat agar dapat dipenuhi secara bertahap,” kata Sheila.
Ia juga berpesan agar para Ketua TP PKK yang baru segera beradaptasi dengan wilayah tugas masing-masing, membangun kedekatan dengan masyarakat, dan aktif mempelajari arah kebijakan PKK agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Melalui pelantikan dan Rakon PKK Tahun 2026 ini, harapan besar kembali dititipkan kepada para perempuan penggerak desa agar PKK tidak hanya menjadi nama organisasi, tetapi menjadi kekuatan sosial yang menjaga keluarga, menguatkan masyarakat, dan menyalakan harapan dari rumah-rumah warga hingga pelosok OKU Timur.
Ind16





