Ketua Serikat Pemuda Nusantara Muslim Indonesia Nilai Seruan Ganti Kapolri Kurang Tepat, Dukung Penuh Jenderal Listyo Sigit

 Ketua Serikat Pemuda Nusantara Muslim Indonesia Nilai Seruan Ganti Kapolri Kurang Tepat, Dukung Penuh Jenderal Listyo Sigit



Jakarta – Ketua Serikat Pemuda Nusantara Muslim Indonesia, Banter Adis, menilai narasi yang berkembang terkait seruan pergantian Kapolri terhadap Listyo Sigit Prabowo kurang tepat jika melihat kondisi dan situasi nasional saat ini. Ia menegaskan bahwa institusi Polri tengah berada dalam fase pembenahan dan reformasi internal yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, bukan tekanan yang bersifat politis.


Menurut Adis, berbagai tuntutan yang disuarakan sebagian siswa perlu disikapi secara bijak dan proporsional. Ia menilai kritik merupakan bagian dari demokrasi, namun harus tetap mempertimbangkan konteks serta capaian yang telah dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit.


"Polri hari ini sedang dalam proses perbaikan menyeluruh. Reformasi di tubuh Polri terus berjalan, baik dalam aspek pelayanan publik, penegakan hukum, maupun peningkatan profesionalisme anggota. Dalam kondisi seperti ini, menurut kami, narasi pergantian Kapolri kurang tepat," ujar Adis dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).


Adis menambahkan bahwa sejak menjabat, Jenderal Listyo Sigit telah mendorong berbagai langkah strategi untuk memperbaiki citra dan kinerja Polri. Transformasi pelayanan digital, peningkatan transparansi penanganan perkara, serta komitmen terhadap pemberantasan korupsi dan narkoba menjadi bagian dari agenda pembenahan institusi.

Ia juga menekankan bahwa stabilitas keamanan nasional menjadi faktor penting dalam mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam hal ini, Polri memiliki peran sentral dalam menjaga kondusivitas masyarakat.


“Kita tidak boleh mengabaikan kerja keras Kapolri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.Kondisi yang aman dan kondusif sangat diperlukan untuk memastikan program-program pemerintah berjalan dengan baik demi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.


Lebih lanjut, Adis mengajak seluruh elemen pemuda dan mahasiswa untuk tetap kritis, namun juga objektif dalam menilai kinerja aparat penegak hukum. Ia berharap ruang dialog tetap terbuka agar aspirasi dapat disampaikan secara konstruktif tanpa harus menimbulkan kegaduhan yang berpotensi memecah belah.


“Polri sedang berbenah. Kita sebagai bagian dari masyarakat sipil perlu memberikan dukungan penuh agar reformasi internal bisa berjalan maksimal. Kritik boleh, tapi harus solutif dan berorientasi pada perbaikan bersama,” tambahnya.


Serikat Pemuda Nusantara Muslim Indonesia, lanjut Adis, berkomitmen untuk mendukung langkah-langkah reformasi Polri serta memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Ia meyakini, dengan kepemimpinan yang konsisten dan dukungan masyarakat yang kuat, Polri dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat.


Di akhir pernyataannya, Adis kembali menegaskan dukungan penuhnya terhadap Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolri. Menurutnya, momentum pembenahan institusi harus dijaga agar Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya di mata rakyat.

Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال