Krisis Transparansi PBSI Kota Bekasi, Seluruh Klub Desak Ketua Mundur

 Krisis Transparansi PBSI Kota Bekasi, Seluruh Klub Desak Ketua Mundur



KOTA BEKASI - Kepemimpinan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Bekasi tengah berada dalam krisis serius. Seluruh klub bulutangkis se-Kota Bekasi secara tegas mencabut kepercayaan dan mendesak Ketua PBSI Kota Bekasi, Ardiansyah, untuk segera mengundurkan diri.


Desakan tersebut merupakan hasil musyawarah para pengurus klub yang digelar pada Minggu, 18 Januari 2026 di Perum Wisma Asri, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara. 


Dalam rapat tersebut, klub-klub menyatakan kekecewaan mendalam terhadap pola kepemimpinan yang dinilai tertutup dan tidak transparan, terutama dalam pengelolaan keuangan organisasi.


Para pengurus klub menyoroti setiap penyelenggaraan event PBSI Kota Bekasi yang selalu berujung pada laporan keuangan defisit. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya, lantaran berdasarkan keterangan sponsor dan informasi yang beredar, dukungan dana dari pemerintah daerah dan pihak ketiga sebenarnya tersedia.


“Kalau setiap kegiatan selalu dilaporkan tekor, sementara dukungan dana ada, wajar jika klub mempertanyakan transparansinya,” ujar salah satu pengurus klub.


Pernyataan paling tegas disampaikan oleh Demoro, perwakilan klub senior, yang menilai tidak ada lagi ruang kompromi.


“Semua klub sudah sepakat. Ketua PBSI Kota Bekasi diminta untuk segera mundur demi penyelamatan organisasi,” tegasnya.


Dari total 20 klub yang hadir dalam rapat perdana seluruhnya menyatakan sikap bulat agar Ardiansyah tidak lagi menjabat sebagai ketua.


Klub-klub menilai, jika krisis kepemimpinan ini dibiarkan berlarut, masa depan pembinaan atlet bulutangkis Kota Bekasi akan terancam dan kepercayaan publik terhadap PBSI semakin menurun.


Sebagai tindak lanjut, klub-klub sepakat menggelar rapat lanjutan untuk menentukan langkah organisasi berikutnya, termasuk opsi pembentukan kepengurusan baru. 


Mereka juga mendesak Dispora dan KONI Kota Bekasi agar turun tangan melakukan evaluasi dan mengambil langkah konkret.


Para klub menegaskan, desakan ini bukan bersifat personal, melainkan demi mengembalikan PBSI Kota Bekasi agar dikelola secara transparan, profesional, dan berorientasi pada prestasi atlet.

Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال