OKU Timur — Pengembangan olahraga berbasis komunitas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur terus menunjukkan kemajuan. Doni Mardiana, SE resmi dipercaya untuk menahkodai ORADO (Federasi Olahraga Domino Indonesia) Kabupaten OKU Timur, sebagai bagian dari upaya memajukan olahraga domino agar lebih terorganisir dan berorientasi prestasi.
ORADO merupakan organisasi olahraga nasional yang baru dideklarasikan di Indonesia pada Januari 2026, yang secara khusus menaungi dan mengembangkan olahraga domino. Kehadiran ORADO di tingkat kabupaten diharapkan menjadi wadah resmi pembinaan atlet domino, sekaligus memperkuat eksistensi domino sebagai cabang olahraga yang memiliki nilai strategi, konsentrasi, dan sportivitas tinggi.
Dalam pernyataannya, Doni Mardiana, SE menyampaikan komitmennya untuk membangun ORADO OKU Timur secara profesional dan inklusif. Fokus utama kepengurusan ke depan adalah pembinaan atlet dari tingkat desa, penyelenggaraan turnamen berjenjang, serta pembentukan struktur organisasi yang solid hingga ke kecamatan.
“Domino memiliki potensi besar sebagai olahraga prestasi. Melalui ORADO OKU Timur, kami ingin mengangkat domino dari permainan rakyat menjadi olahraga yang terukur, berprestasi, dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar Doni.
Keberadaan ORADO OKU Timur akan disinergikan dengan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) sebagai induk organisasi yang mengoordinasikan berbagai cabang olahraga di Indonesia. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat legitimasi ORADO serta membuka peluang domino untuk masuk dalam agenda resmi kejuaraan olahraga daerah hingga nasional.
Dengan kepemimpinan Doni Mardiana, SE, ORADO Kabupaten OKU Timur optimistis mampu menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet domino berprestasi, sekaligus memperkuat peran olahraga dalam membangun karakter dan kebersamaan masyarakat.
Ind16





