Edi Suzendi Pengamat Transportasi Berharap Aplikator Bertanggung Jawab Keselamatan Pengemudi maupun Penumpang
Edi Suzaendi Pengamat Transportasi Berharap Aplikator Bertanggung Jawab Keselamatan Pengemudi maupun Penumpang
Jakarta, 30 April 2025 -- Edi Suzendi selaku Pengamat Transportasi menghadirkan Acara diskusi terbuka Driver Online roda 2 dan roda 4
yang bertempat di Graha Pena 98 alan Hos Cokroaminoto, Menteng Jakarta Pusat
Edi Suzendi mengatakan bagaimana terhadap keselamatan pengemudi dan termasuk bagaimana perawatan kendaraan termasuk juga bagaimana sistem management keselamatan, pendidikan, yang lebih jelas pendidikan dan keselamatan,sebagai Septireading semuanya harus di berikan Aplikator, jangan hanya sekedar ya termasuk kompetensi yang harus diberikan kepada para pengemudi.
Pengemudi itu tidak hanya disuru kerja, selaku pengemudi ini harus membawa penumpang dengan selamat sampai tujuan. Kalo hanya sekarang pengemudi di suru cari duit ,jam kerja pengemudi berapa jam pada saat bekerja, tentunya pengemudi harus istirahat dulu seperti apa, kalo seperti ini mereka harus ada 4 jam sekali istirahat, tentunya pengemudi juga Tunjangannya harus jelas kalo hanya 20%, 30% itu sama aja pengemudi jadi kerja rodi seperti itu.
Saya berharap Aplikator bertanggung jawab keselamatan pengemudi maupun penumpang, jadi pengemudi juga harus diberikan kesejahteraan, penumpang bagaimana kalo ada kejadian kecelakaan menuntut siapa, disini tidak jelas karena apa Aplikator dalam freming hukumnya yang kabur yang tidak jelas, hukumnya seperti apa dia berdiri diatas hukum yang tidak jelas. Jadi mereka mau menuntutnya kesiapa ketika terjadi kecelakaan.
Ketika ada kecelakaan korban mengugagat secara materil dan imateril yang jelas dibebankan kepada pengemudi, sedangkan pengemudi dari mana uangnya, ini yang harus dipikirkan Aplikator jangan seenaknya sendiri memperkerjakan pengemudi tanpa Jaminan kerja, tanpa jaminan keselamatan, Sehingga semuanya dibebankan kepengemudi, sedangkan pengemudi perbaikan kendaraan, kecelakaan pengemudi harus bertanggung jawab,
"Sedangkan pengemudi pekerja berbasis resiko penuh resiko dalam perjalanan, coba bayangkan dengan membawa kendaraan tiap malam belum ada bahaya ketika ada kejahatan kan seperti itu, jelas pengemudi ini betul-betul di pekerjakan hanya berdasarkan angka angka algoritma tidak jelas apa yang di berikan Aplikator,"ujar Edi Suzendi selaku Pengamat Transportasi
Posting Komentar