Lelaki Yang merupakan Terduga Pembunuh Fonda Harianingsih Terekam Kamera CCTV

 


GROW MEDIA.ONLINE- Kasus pembunuhan terhadap Fonda Harianingsih, istri kedua seorang mantri di Kota Binjai belum menemukan titik terang.

Sampai saat ini, tersangka pembunuh Fonda Harianingsih masih berkeliaran.

Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang lelaki keluar dari dalam mobil Xenia BK 1088 IW, tempat dimana korban ditemukan tewas.

Lalu, laki-laki tersebut kabur menumpangi becak motor.

Kuat dugaan, laki-laki yang terekam CCTV itu adalah pembunuh Fonda Harianingsih.

Namun, Kanit Reskrim Polsek Helvetia, Iptu Ibrahim Sofi mengaku belum bisa menyimpulkan, apakah lelaki yang keluar dari mobil adalah pembunuh Fonda atau bukan. 

"Ciri-ciri kalau dilihat dari CCTV yang keluar dari dalam mobil orangnya kurus, tapi belum tentu itu dia pelakunya," kata Sofi, Kamis (8/6/2023).

Ia mengatakan, pihaknya masih memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk keluarga korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terdapat 21 tusukan di tubuh korban.

Kuat dugaan, korban dihabisi menggunakan senjata tajam.

Terduga Pelaku Mirip dengan Orang yang Mengintai Korban

Terduga pelaku pembunuh Fonda Harianingsih yang terekam kamera CCTV ciri-cirinya sama persis dengan yang disampaikan Tengku Dewi (46).

Tengku Dewi adalah petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota (Pemko) Binjai.

Sebelum korban ditemukan tewas, Dewi sempat melihat korban berjualan di Taman PGRI Kota Binjai.

Saat itu, Dewi melihat seorang pria mencurigakan mengintai korban dari kejauhan.

"Ada seorang pria yang duduk di taman ini, gak tau siapa, namanya tempat umum. Cuma itu yang dicurigai sebagai pelakunya," ujar Dewi, Kamis (8/6/2023). 

 Dewi, keberadaan pria tersebut pun juga tampak terekam CCTV milik PLN UP3 Binjai yang saat ini sudah disita pihak kepolisian. 

"Saya lihat pria itu tidak ada berkomunikasi dengan korban. Tapi pria itu lama duduk di sini (Taman PGRI). Dari pukul 08.00 WIB sampai siang pria itu sudah ada di taman PGRI ini," ujar Dewi. 

Dewi pun tak merasa curiga awalnya, ia menganggap pria tersebut warga biasa yang sedang duduk-duduk di taman. 

Wanita berusia 46 tahun ini menceritakan ciri-ciri pria tersebut kepada wartawan-wartawan.

"Ciri-ciri orangnya tinggi, kulitnya putih, pakai baju sweater warna silver abu-abu, pakai celana jeans, pakai topi warna putih, pakai masker hitam, dan cuma matanya aja yang nampak," ujar Dewi. 

Kemudian Dewi menjelaskan, mulanya ia tak mengetahui kejadian yang dialami Fonda.  

"Jadi taunya sore itu dari Bang Sapta sewaktu datang kemari nanyak sama saya. Karena selop dan kursinya tinggal di pinggir jalan," ujar Dewi. 

Sedangkan itu, kursi yang tertinggal di pinggir jalan itu sudah diambil polisi, serta tempat minum es teh pria tersebut yang sudah dibuang ke tong sampah, juga diamankan polisi. 

"Tempat minum itu diambil polisi dari tong sampah. Karena sepertinya dia beli minuman es teh itu dari si korban," ujar Dewi. 

Sementara itu, Dewi menambahkan Fonda baru seminggu berjualan Es Teh Jumbo di depan Taman PGRI. 

"Dan dia (Fonda) pun kalau jualan, gak pernah keluar dari dalam mobil, dia di dalam aja. Cuma kursinya itu untuk orang beli yang misalnya lagi menunggu," ucap Dewi. 

"Dari CCTV polisi semalam, pria tu terlihat sempat keluar dari dalam mobil korban, sama percis ditunjukan polisi juga. Dan saya juga ditanyai ciri-ciri laki-laki yang saya sebutkan, saya bilang ada melihatnya di sini, duduk sampai setengah hari," sambungnya.

Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Pemko Binjai ini pun menegaskan, jika pria tersebut selama berada di taman PGRI, hanya seorang diri. 

"Pria itu sendirian, kemudian pun dia masuk ke dalam mobil lagi, dan pergi," ujar Dewi. 

Tak sampai di situ, Dewi mengaku ia sebelumnya tak kenal dengan Fonda. Ia mengaku hanya kenal dengan suami Fonda bernama Sapta. 

"Kenalnyya sama si Pak Sapta dan istri tuanya. Dengan istri keduanya saya gak kenal. Taunya pun karena di bilang Pak Sapta itu istrinya, makanya saya terkejut," tutup Dewi.

Sumber Dari : Tribun.com

0 Komentar