Sumur Minyak Ilegal di Keban I Terbakar, Satu Pekerja Tewas Polsek Sanga Desa Jangan Tutup Mata.


MUBA Growmedia-indo.com - , Kebakaran sumur minyak ilegal kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin, insiden ini terjadi di Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa, pada Jumat 12 Juni 2026, dan diduga menelan satu korban jiwa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi di lokasi sumur minyak ilegal yang berada di lahan milik AR ,sementara sumur yang terbakar diduga merupakan milik IDR, warga Desa Sereka Kecamatan Babat Toman. 

Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait kronologi kejadian tersebut.

Dari sumber yang berada di sekitar lokasi kejadian yang identitasnya dirahasiakan, dirinya membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. menurutnya, kobaran api terlihat dari area sumur minyak dan sempat menghebohkan warga sekitar.

"Benar ada kebakaran sumur minyak. Informasinya ada satu korban tewas akubat kebakaran tersebut ," ujar sumber tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, kami Gabungan Aktivis Muba dan Aliansi Sumsel bersatu , mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polsek Sanga Desa, agar segera mengambil langkah tegas dengan mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas sumur minyak ilegal tersebut.

Menurut salah satu aktivis Gabungan Aktivis Muba dan ASB Sumsel, aparat tidak boleh hanya fokus pada peristiwa kebakarannya semata, tetapi juga harus menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan dan operasional sumur minyak ilegal tersebut.

"Jangan sampai setiap kali terjadi kebakaran dan ada korban jiwa, kasusnya berhenti begitu saja , denga ini kami meminta pemilik lahan dan pemilik sumur minyak ilegal diproses sesuai hukum yang berlaku, masyarakat berhak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas aktivitas berisiko tinggi ini," tegasnya.

Ia juga meminta proses penanganan perkara dilakukan secara transparansi dan terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

"Kasus ini harus dibuka secara terang benderang , jangan ada yang ditutup-tutupi , nyawa masyarakat jangan dianggap gamg, kami ingin ada kepastian hukum dan tindakan nyata dari aparat penegak hukum," katanya.

Gabungan Aktivis Muba dan Aliansi sumsel bersatu akan terus mengawal apabila tidak ada perkembangan yang jelas dalam penanganan kasus tersebut, kami siap menggelar aksi unjuk rasa di Mapolsek Sanga Desa dan Mapilda Sumsel sebagai bentuk desakan kepada aparat agar bertindak tegas.

"Kami akan terus mengawal kasus ini. Jika tidak diusut tuntas dan tidak ada transparansi kepada publik, kami siap turun ke jalan untuk meminta pertanggungjawaban dan penegakan hukum yang adil.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas korban, penyebab kebakaran maupun langkah hukum yang akan ditempuh terkait insiden tersebut. 

Masyarakat berharap aparat segera melakukan penyelidikan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang dan kembali memakan korban jiwa terutama Polesk Sanga Desa , karena ini terjadi di wilayah hikumnya.

(TIM INVESTIGASI)

Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال