Wakil Ketua DPRD Bekasi dari PDIP Disorot, Nomor Tak Aktif dan Sulit Ditemui
CIKARANG — Sejumlah warga mulai menyoroti sikap tertutup beberapa pejabat publik di lingkungan DPRD Kabupaten Bekasi pasca terpilih pada Pemilihan Legislatif 2024. Sorotan tersebut salah satunya diarahkan kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Usup Supriatna, yang dinilai sulit dihubungi oleh masyarakat.
Keluhan itu disampaikan Habibi, warga yang mengaku sebelumnya masih dapat berkomunikasi dengan mudah melalui nomor telepon pribadi milik legislator tersebut. Namun belakangan, nomor yang biasa digunakan untuk berkomunikasi disebut sudah tidak lagi aktif.
“Benar, nomor kontak yang biasa kita komunikasi udah gak bisa lagi ditelepon, di WhatsApp juga gak aktif,” ujar Habibi kepada awak media.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kesan bahwa wakil rakyat mulai membatasi akses komunikasi dengan masyarakat setelah menduduki jabatan strategis di DPRD Kabupaten Bekasi. Padahal, kata dia, keterbukaan komunikasi merupakan bagian penting dari fungsi representasi rakyat.
“Wakil Ketua DPRD dari PDI Perjuangan gimana mau dengar suara rakyat. Jadi pejabat kok jadi nutup diri sih,” katanya.
Habibi berharap persoalan itu menjadi perhatian internal partai, baik di tingkat daerah maupun pusat. Ia menilai PDI Perjuangan selama ini dikenal sebagai partai yang dekat dengan masyarakat kecil dan terbuka terhadap aspirasi publik.
“Semoga suara saya sebagai rakyat dilihat dan dibaca oleh PDI Perjuangan Jawa Barat maupun pusat agar tidak mempertahankan politisi yang menutup diri dari rakyat.
Siapapun itu. Wakil Ketua DPRD asal PDI Perjuangan sekarang ini membatasi komunikasi dengan rakyatnya. Partainya wong cilik jangan dicederai dengan pola seperti ini,” ungkapnya.
Awak media kemudian mencoba melakukan verifikasi atas informasi tersebut. Saat dilakukan upaya komunikasi melalui nomor kontak yang disebut milik Usup Supriatna, nomor tersebut diketahui tidak aktif.
Selain itu, awak media juga sempat mendatangi ruang kerja Wakil Ketua DPRD di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. Namun hingga beberapa kali pintu ruangan diketuk, tidak terdapat respons dari dalam ruangan yang berada di lantai satu gedung tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Kabupaten Bekasi maupun dari PDI Perjuangan terkait keluhan masyarakat tersebut.





