Pidato Yogi Korpus BEM PTMA Indonesia meminta setiap Mahasiswa Ormawa PTMA Wajib Dapat Beasiswa oleh Kemdikdasmen di Rakorwil di UIAD Sinjai

 Pidato Yogi Korpus BEM PTMA Indonesia meminta setiap Mahasiswa Ormawa PTMA Wajib Dapat Beasiswa oleh Kemdikdasmen di Rakorwil di UIAD Sinjai



Jakarta, - Rapat Koordinasi yang dilakukan oleh BEM PTMA Indonesia timur di Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai bukan hanya agenda seremonial biasa, ia adalah agenda esensial perkaderan yang setiap dilakukan oleh periodesasi BEM PTMA Indonesia di setiap zona wilayah. BEM PTMA Indonesia terdiri dari 7 zona mulai dari zona 1 yakni Sumatera, Zona 2 Kalimantan, Zona 3 Jabodetabek, Zona 4 Jawa Tengah DIY, Zona 5 Jawa timur bali, Zona 6 NTB & NTT, serta Zona 7 Indonesia timur.


Agenda Rakorwil diselenggarakan di Indonesia timur ini khususnya di BEM PTMA Zona 7 yang mengkonsep tema soal "Transformasi BEM PTMA Indonesia timur dalam menghadap tantangan Perguruan tinggi" yang dihadiri langsung oleh Kementrian Pendidikan Dasar Menengah bidang Manajemen Talenta. Yogi selaku bagian dari Korpus BEM PTMA Indonesia menyuarakan dorongan kuat agar setiap Ketua Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) mendapatkan beasiswa dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen).

Menurut Yogi, para mahasiswa yang tergabung di Ormawa kampus adalah aset kepemimpinan bangsa yang selama ini menjadi garda depan dalam membangun budaya intelektual, gerakan sosial, dan ekosistem demokrasi kampus.

" Organisasi Kemahasiswaan bukan sekadar pemegang jabatan organisasi, tetapi aktor penting dalam mencetak kepemimpinan masa depan Indonesia. Mereka mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan sering kali sumber daya pribadi untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan. Maka sudah sewajarnya negara hadir memberikan afirmasi dalam bentuk beasiswa," tegas Yogi.

Ia menilai, jika negara serius membangun kualitas sumber daya manusia unggul, maka dukungan kepada mahasiswa yang aktif memimpin organisasi harus menjadi perhatian serius.

"Jangan sampai mahasiswa yang memilih jalan pengabdian justru harus menanggung beban akademik dan ekonomi sendirian. Kepemimpinan mahasiswa adalah laboratorium nyata pembentukan karakter, integritas, dan kemampuan manajerial. Ini investasi bangsa," lanjutnya.

Dalam Setiap agenda PTMA tersebut, Yogi juga menekankan bahwa usulan ini bukan bentuk tuntutan fasilitas semata, melainkan bentuk penghargaan terhadap dedikasi kepemimpinan mahasiswa.

"Kami meminta Kemdikdasmen membuka skema beasiswa kepemimpinan bagi Mahasiswa yang tergabung di Ormawa PTMA. Karena pemimpin muda tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri ketika mereka sedang menyiapkan masa depan bangsa," katanya.

Di setiap Forum  BEM PTMA Indonesia menjadi momentum konsolidasi gagasan mahasiswa Muhammadiyah untuk mendorong kebijakan pendidikan yang lebih berpihak pada kepimpinan generasi muda bukan hanya pada di Indonesia timur, tapi seluruh indonesia.

Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال