Mahasiswa UBB Edukasi Siswa SD Tanam Nilai Kebersamaan Lewat Mural Mini

Bangka, Growmedia,indo,com– 

Mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar kegiatan edukatif di SDN 4 Merawang, Kabupaten Bangka, Senin (11/5/2026). Melalui proyek mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan berbasis Team Based Project (TBP), mereka memperkenalkan nilai kebersamaan dan keberagaman kepada para siswa lewat kegiatan bertajuk “Mural Mini Persahabatan: Melukis Bersama tentang Kebersamaan”.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Proyek Pendidikan Pancasila Berdampak Nyata”, sekaligus bentuk implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Sebagai salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, metode pembelajaran berkelompok ini dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, hingga keterampilan komunikasi, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga menular pada dampak positif bagi masyarakat.

 

Dalam kegiatan yang berpusat di kelas 3 SDN 4 Merawang ini, para siswa diajak merancang, menggambar, dan menyajikan karya seni bersama. Tujuannya jelas: menanamkan pemahaman bahwa kebersamaan adalah dasar utama kehidupan sosial. Tanpa rasa bersatu, kerja sama, rasa hormat, dan gotong royong akan sulit terwujud.

 

Menurut Suryobroto (2020), pendidikan dasar adalah fondasi pembentukan karakter anak, termasuk kemampuan bekerja sama dan berempati. Hal ini sejalan dengan Permendikbud (2020), yang menegaskan Profil Pelajar Pancasila diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai luhur bangsa.

 

Ibu Sinta L, S.Pd., guru kelas 3 SDN 4 Merawang, menilai kegiatan ini lebih dari sekadar tugas sekolah. “Ini wadah bagi siswa menerapkan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila: beriman dan bertakwa, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif,” ujarnya. Ia mengapresiasi antusiasme siswa yang belajar peka terhadap isu keberagaman sekaligus berlatih berkolaborasi dan berpikir kreatif.

 

Sementara itu, Rafly, perwakilan humas pelaksana kegiatan, berharap proyek ini menjadi langkah awal pembentukan karakter siswa. “Kami berharap kegiatan ini menjadi fondasi agar siswa terbiasa bekerja sama dan memiliki empati tinggi terhadap sesama. Nilai-nilai ini diharapkan melekat seumur hidup, baik saat mereka berada di sekolah maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.

 

Karya mural mini yang dihasilkan menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan karakter sejak dini dapat dikemas dengan cara yang menyenangkan, sekaligus menanamkan jiwa kebhinekaan yang kokoh bagi generasi penerus bangsa.

Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال