Cirebon,growmedia-indo.com -
Dalam rangka hari jadi Desa Kasugengan Kidul menggelar acara nyorog atau tumpengan setenong dan acara di meriakan pagelaran wayang kulit dengan Ki dalang Hadi S dan sinden Tia Permatasari.03 Maret 2026 -
Kuwu Kasugengan Kidul temu wicara dengan para media ; nyorog atau tumpeng setenong yang artinya adat budaya leluhur yang harus di lestarikan, semua elemen masyarakat dan kelembagan desa Kasugengan Kidul termasuk perangkatnya juga.
Tatag, teteg dan tutug simbolis yang artinya tatag adalah suatu dasar yang kita bangun, teteg adalah bangunan kokoh dan kuat, sedangkan tutug artinya suatu bangunan yang sudah selesai di bangun, ucapkan Kuwu Kasugengan Kidul setela acara arak arakan keliling Makom leluhur dan tahlil bersama masarakat, lembaga beserta perangkat desa Kasugengan kidul.
Sejarah desa Kasugengan Kidul berdiri tujuh pohon beringin, artinya tujuh blok yang ada di desa Kasugengan kidul; satu blok cigandar, dua blok petapean, tiga blok pecung balong, empat blok watu kruyu, lima blok pecung kulon, enam blok melayon dan tujuh blok sidapurna, tujuan nyorog tumpeng atau tenong dengan arak arakan untuk membangkitkan tatanan yang maju, kegotong royongan, dan membuka kearipan lokal.
Dengan wisata religi situs nyimas ganda sari di desa Kasugengan kidul bisa di jadikan aiykon desa.
[Nurhadi].




