Peredaran narkoba di Kabupaten OKU Timur di duga kian mengkhawatirkan. Dalam beberapa waktu terakhir, kasus penyalahgunaan barang haram ini tidak hanya meningkat, tetapi juga telah menelan korban jiwa. Situasi ini memicu keresahan luas di tengah masyarakat.
Sejumlah warga mengungkapkan, dampak narkoba kini semakin nyata dan merusak. Tidak hanya menghancurkan kesehatan pengguna, tetapi juga menjadi pemicu berbagai tindak kriminal. Mulai dari pencurian, perampokan, hingga aksi kekerasan, diduga kuat berkaitan dengan pengaruh narkotika.
“Sekarang sudah tidak aman. Banyak kejadian kriminal, pelakunya diduga karena pengaruh narkoba,” ujar salah satu warga.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap efektivitas penanganan di daerah. Publik mulai mempertanyakan peran Badan Narkotika Nasional, khususnya di wilayah OKU Timur, yang dinilai belum menunjukkan langkah signifikan dalam menekan laju peredaran narkoba.
Padahal, sesuai tugasnya, BNN memiliki kewenangan dalam pencegahan, pemberantasan, serta rehabilitasi bagi pengguna narkoba. Namun, maraknya kasus yang terjadi saat ini seolah menunjukkan adanya celah besar dalam pengawasan dan penindakan.
Pengamat menilai, jika kondisi ini tidak segera ditangani secara serius dan terkoordinasi, maka OKU Timur berpotensi masuk dalam kategori darurat narkoba. Dampaknya tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga mengancam stabilitas keamanan daerah.
Masyarakat pun mendesak adanya tindakan tegas dan nyata, baik dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait. Operasi pemberantasan jaringan narkoba, penguatan edukasi, serta rehabilitasi bagi korban menjadi langkah mendesak yang harus segera dilakukan.
Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Tanpa itu, bukan tidak mungkin jumlah korban akan terus bertambah.
Kini, publik menunggu langkah konkret. Karena jika dibiarkan, narkoba bukan hanya menghancurkan individu—tetapi juga masa depan OKU Timur secara keseluruhan.
Ind16





