Seluruh Komunitas Sopir Bersatu Gruduk Depo BSA, Tuntut Hapus Sistem Manual dan Pungli



Cakung,growmedia-indo.com - 

Ratusan sopir yang tergabung dalam All Komunitas Sopir Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Depo BSA pada Selasa (06/01/2026) sejak pukul 08.00 WIB. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap sistem operasional yang masih manual serta maraknya praktik pungutan pembohong (pungli) yang dinilai sangat meresahkan para pengemudi selama ini.


Dalam aksi tersebut, komunitas sopir dari berbagai daerah turut hadir untuk menyuarakan aspirasi dan keluhan mereka. Para peserta aksi membawa spanduk dan poster berisi tuntutan agar manajemen Depo BSA segera melakukan pembenahan sistem kerja serta menindak tegas oknum-oknum yang diduga melakukan pungli di lingkungan depo.


Koordinator aksi menyampaikan bahwa sistem manual yang masih diterapkan membuka celah terjadinya terlarang yang diizinkan oleh oknum tertentu. Hal ini berdampak langsung pada para sopir, baik dari segi waktu tunggu yang lama maupun beban biaya tambahan yang tidak resmi.


"Selama ini kami para pengemudi sangat dirugikan. Sistem manual rawan salahgunakan dan pungli sudah menjadi keluhan lama. Kami hanya ingin bekerja dengan tenang, adil, dan transparan," ujar salah satu perwakilan pengemudi di sela-sela aksi.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan tertib, aman, dan damai. Para sopir tetap menjaga kondusivitas serta tidak mengganggu aktivitas umum di sekitar area depo. Aparat keamanan terlihat melakukan pengamanan guna memastikan kelangsungan aksi tetap kondusif.


Sekitar pukul 10.00 WIB perwakilan massa aksi diterima untuk melakukan pertemuan langsung dengan pimpinan manajemen Depo BSA. Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen diwakili oleh Beni, selaku General Manager (GM) BSA.

Hasil pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah komitmen dari pihak manajemen Depo BSA. GM BSA menyatakan bahwa perusahaan akan segera melakukan evaluasi dan perbaikan sistem kerja dengan mengubah sistem manual menjadi sistem berbasis online guna meningkatkan transparansi dan efisiensi pelayanan.


Selain itu, manajemen Depo BSA juga menegaskan akan menindak tegas setiap karyawan yang terbukti melakukan praktik pungli. Sanksi yang diberikan tidak main-main, yakni berupa pemecatan tanpa pesangon sesuai dengan aturan perusahaan.


“Manajemen berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional. Jika terbukti ada karyawan yang melakukan pungli, akan langsung ditindak tegas dengan sanksi pemecatan tanpa pesangon,” tegas GM BSA dalam pertemuan tersebut.


Sebagai langkah pencegahan, pihak Depo BSA telah memasang CCTV di sejumlah titik vital di area depo guna mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya pungli di kemudian hari.


Mendengar hasil pertemuan tersebut, para perwakilan sopir menyambut baik komitmen manajemen dan berharap janji yang disampaikan dapat segera direalisasikan. Mereka menegaskan akan terus mengawali dan memadukan penerapan kebijakan tersebut demi terciptanya sistem kerja yang adil, transparan, dan bebas pungli.


Aksi pun berakhir dengan tertib setelah perwakilan massa menyampaikan hasil pertemuan kepada seluruh peserta aksi, disertai harapan besar agar Depo BSA benar-benar melakukan perubahan sesuai dengan tuntutan para pengemudi.


Merah.

Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال