Rapat Kerja dan Halal Bihalal Sahabat MUI Kota Bekasi Perkuat Sinergi Umat, Siapkan Program Nyata Dukung Kemajuan Daerah
Kotq Bekasi, - Sahabat MUI Kota Bekasi menggelar Rapat Kerja dan Halal Bihalal pada hari Rabu, (15/7/2026) bertempat Asrama Haji Kota Bekasi, sebagai momentum mempererat ukhuwah sekaligus menyusun arah program kerja organisasi yang lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan di Kota Bekasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Bekasi Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono, S.E., M.M., Ketua BAZNAS Kota Bekasi Dr. H. Sudarsono, M.Si., Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi Drs. Hudi Wijayanto, M.Si., Ketua MUI Kota Bekasi Drs. KH. Saifudin Siroj, Ketua FKUB Kota Bekasi H. Abdul Manan, Plt. Kepala Kemenag Kota Bekasi Drs. KH. Abdul Syakur, M.Pd., Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm. Krisrantau Hermawan, S.H., M.I.Pol., Pimpinan Da'i Rantau Minang Drs. Elfa Hendri Mukhlis, M.A., Ketua DDI Kota Bekasi KH. Ahmad Salimin Dani, Lc., M.M., serta Ketua Yayasan Teratai Putih Global Drs. H. Syaifullah, M.M.
Dalam wawancara dengan awak media, Ketua Umum Sahabat MUI Kota Bekasi, Ustadz Ismail Ibrahim, menyampaikan bahwa rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk menyusun langkah-langkah konkret organisasi agar setiap program berjalan terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Rapat kerja ini kami siapkan untuk menyusun langkah-langkah konkret sehingga arah organisasi ke depan semakin jelas. Semua program dibahas secara matang agar tidak ada yang terlewat. Sahabat MUI adalah organisasi yang independen, namun kami siap bersinergi dan mendukung seluruh program Pemerintah Kota Bekasi selama itu membawa kebaikan bagi masyarakat," ujarnya.
Ismail Ibrahim menjelaskan, dalam waktu dekat Sahabat MUI akan melaksanakan pelantikan kepengurusan sekaligus mengaktifkan sejumlah bidang strategis, di antaranya Sahabat MUI Peduli, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Bidang Litbang, serta berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, berbagai program tersebut diarahkan untuk memperkuat peran organisasi dalam membantu pemerintah menghadapi persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
"Kami ingin hadir bersama pemerintah dalam meminimalisir berbagai persoalan seperti penyalahgunaan narkoba, praktik pinjaman online yang merugikan masyarakat, hingga penyimpangan sosial seperti LGBT melalui pendekatan edukasi, pembinaan, dan pemberdayaan sesuai aturan yang berlaku. Sahabat MUI ingin menjadi mitra yang memberikan solusi bagi masyarakat," jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Ismail Ibrahim mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota Sahabat MUI Kota Bekasi untuk menjaga kekompakan dan komitmen dalam menjalankan amanah organisasi.
"Saya mengajak seluruh pengurus untuk bersama-sama berkomitmen menyusun langkah dan target yang lebih baik. Ketika kita kompak dan bersatu, Insya Allah berbagai kebaikan akan lebih mudah kita hadirkan bagi umat dan masyarakat Kota Bekasi."
Melalui Rapat Kerja dan Halal Bihalal ini, Sahabat MUI Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kota Bekasi yang religius, harmonis, aman, dan semakin maju.





