Ketua DPRD Kota Bekasi: Sahabat MUI Perkuat Ukhuwah, Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Prioritas Pembangunan 2027
Kota Bekasi, - Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., MM, menghadiri Rapat Kerja & Halal Bihalal Sahabat MUI Kota Bekasi, pada hari Rabu (15/7/2026) bertempat Asrama Haji Kota Bekasi. Dalam wawancara dengan awak media, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengapresiasi peran Sahabat MUI sebagai wadah yang mampu memperkuat persatuan umat sekaligus memperkokoh semangat persahabatan.
Menurutnya, keberadaan Sahabat MUI telah menunjukkan komitmen nyata dalam membangun ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah, sehingga mampu menghadirkan kebersamaan lintas elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.
Selain itu, Sardi Efendi juga menyinggung pembahasan sejumlah agenda strategis di DPRD Kota Bekasi. Ia menjelaskan bahwa terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus), penugasannya akan dilakukan setelah agenda musyawarah yang akan datang. Adapun mengenai waktu penyelesaian kerja Pansus nantinya akan ditentukan sesuai dengan pembahasan yang telah disepakati.
Dalam bidang perencanaan pembangunan, Sardi menyampaikan bahwa berbagai hasil pembahasan telah dimasukkan ke dalam RKPD Perubahan Tahun 2026 sebagai dasar penyusunan program pembangunan ke depan. Sementara untuk RKPD Tahun 2027, DPRD akan terus mendorong program-program prioritas yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk pengalokasian hibah sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini sektor infrastruktur masih menjadi fokus utama pembangunan Kota Bekasi. Perbaikan jalan lingkungan, drainase, penataan usaha, hingga pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) masih mendominasi usulan masyarakat.
“Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana jalan-jalan lingkungan dapat terintegrasi dengan jalan-jalan utama Kota Bekasi. Banyak ruas jalan utama yang masih memerlukan perbaikan sehingga harus menjadi prioritas pembangunan,” ujarnya.
Sardi menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi bersama DPRD berkomitmen menuntaskan pembangunan infrastruktur secara bertahap agar mampu meningkatkan kenyamanan dan mobilitas masyarakat.
Di sektor pendidikan, ia juga menyampaikan adanya rencana penguatan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah satunya melalui optimalisasi fungsi sejumlah UPP SD (sebelumnya UPTD SD) yang direncanakan akan difungsikan menjadi Sekolah Luar Biasa (SLB), sehingga pelayanan pendidikan inklusif di Kota Bekasi semakin baik dan merata.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, MUI, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pembangunan Kota Bekasi dapat berjalan lebih optimal, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, serta mewujudkan kota yang maju, religius, dan harmonis.





