Frans Meroga Panggabean: Harkopnas ke-79 Jadi Momentum Kebangkitan Koperasi, Pemerintahan Prabowo Dinilai Paling Berpihak pada Gerakan Koperasi

 Frans Meroga Panggabean: Harkopnas ke-79 Jadi Momentum Kebangkitan Koperasi, Pemerintahan Prabowo Dinilai Paling Berpihak pada Gerakan Koperasi



Jakarta, -  Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" menjadi momentum penting bagi kebangkitan gerakan koperasi di Indonesia. Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.

Dalam wawancara dengan awak media usai peringatan Harkopnas ke-79 pada Minggu (12/7/2026), 


Frans menyampaikan rasa syukur atas perhatian besar pemerintah terhadap perkembangan koperasi di Indonesia.


"Hari ini kita bersyukur karena pada HUT Koperasi Nasional ke-79 terlihat sangat jelas bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan yang luar biasa kepada koperasi. Dalam sambutannya beliau sangat bersemangat mendorong kemandirian ekonomi kerakyatan dan ingin masyarakat desa semakin berdaya serta sejahtera," ujarnya.


Menurut Frans, selama hampir tiga dekade berkecimpung dalam gerakan koperasi, baru kali ini ia merasakan keberpihakan pemerintah yang begitu kuat terhadap koperasi.


"Selama 27 tahun saya menjadi bagian dari gerakan koperasi, belum pernah ada pemerintahan yang memberikan dukungan sebesar ini. Ini menjadi catatan sejarah bagi gerakan koperasi Indonesia," tegasnya.


Frans juga memberikan dukungan penuh terhadap Program Strategis Nasional Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk melihat program tersebut secara objektif dan memberikan kesempatan agar berjalan sesuai proses yang telah direncanakan.


Menurutnya, berbagai kritik mengenai lokasi maupun pelaksanaan pendirian koperasi desa merupakan bagian dari dinamika pembangunan. Ia menegaskan bahwa setiap lokasi yang dipilih telah melalui mekanisme musyawarah desa dan memiliki tujuan untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di pedesaan.


"Kita jangan hanya melihat dari sisi negatifnya. Semua masih dalam proses. Yang terpenting adalah niat pemerintah sangat baik, tulus, dan ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta masyarakat kecil. Mari kita dukung bersama agar program ini berhasil," katanya.


Lebih lanjut, Frans mengungkapkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Koperasi telah menunjuk 16 koperasi sebagai pendamping dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. KSP Nasari menjadi salah satu koperasi yang dipercaya menjalankan tugas tersebut.


"Kami mendapat arahan langsung dari Menteri Koperasi untuk mendampingi para pengurus Koperasi Desa Merah Putih agar mampu membangun tata kelola yang baik, memperkuat manajemen keuangan, serta memperluas akses pasar sehingga koperasi benar-benar tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat desa," jelasnya.


Frans optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, gerakan koperasi, dan masyarakat, Program Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus mewujudkan cita-cita besar Indonesia yang lebih mandiri dan berjaya melalui kekuatan koperasi.

Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال