Pondok Pesantren Husnul Khotimah Salurkan Hewan Kurban Untuk Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kuningan

Pondok Pesantren Husnul Khotimah Salurkan Hewan Kurban Untuk Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kuningan

GrowMedia, Kuningan - Suasana penuh kehangatan, kasih sayang, dan semangat berbagi yang tulus kembali menyelimuti lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan di momen suci Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Di tengah perayaan yang identik dengan pengorbanan dan kedermawanan ini, Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan menunjukkan kepedulian sosial yang luar biasa dengan menyalurkan bantuan hewan kurban berupa domba, yang khusus disiapkan untuk dibagikan dan dinikmati oleh seluruh warga binaan yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan. Penyaluran bantuan penuh berkah ini dilaksanakan pada hari Kamis (28/05/2026).
 
Langkah mulia yang diambil oleh Pondok Pesantren Husnul Khotimah ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi bukti nyata dan wujud konkrit dari kepedulian sosial yang tinggi serta rasa kebersamaan yang erat antar sesama anak bangsa. Khususnya, perhatian besar ini ditujukan bagi saudara-saudara kita yang saat ini sedang menjalani masa pembinaan, perbaikan diri, dan hukuman di balik tembok Lapas. Melalui aksi sosial ini, makna hakiki Iduladha benar-benar dimaknai secara mendalam sebagai sarana ampuh untuk mempererat tali persaudaraan atau ukhuwah islamiyah, menumbuhkan rasa syukur yang mendalam kepada Sang Pencipta, serta memperkuat nilai-nilai luhur kemanusiaan, empati, dan kasih sayang tanpa memandang status atau latar belakang.
 
Setelah proses penyembelihan dan pemotongan hewan kurban dilaksanakan sesuai syariat agama, daging tersebut kemudian diserahkan kepada pihak pengelola Lapas. Dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian, daging kurban tersebut selanjutnya diolah oleh para petugas dapur Lapas menjadi hidangan makanan matang yang lezat, bergizi, dan higienis, yaitu berupa semur daging. Proses pengolahan makanan dilakukan dengan sangat memperhatikan standar kebersihan, kesehatan, kelayakan konsumsi, serta ketertiban prosedur yang berlaku di dalam institusi pemasyarakatan, sehingga nantinya pendistribusian hingga ke meja makan warga binaan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan baik.
 
Sebanyak 495 orang warga binaan yang berada di bawah pembinaan Lapas Kelas IIA Kuningan turut merasakan kebahagiaan dan keberkahan dengan menerima hidangan istimewa berupa semur daging kurban tersebut. Pembagian porsi makanan dilakukan secara adil, merata, dan tertib ke setiap blok hunian. Hal ini merupakan bentuk pelayanan prima sekaligus perhatian istimewa dari pihak Lapas dan para dermawan agar seluruh warga binaan tetap bisa merasakan suasana kemeriahan, nikmatnya berbagi, dan kehangatan perayaan Hari Raya Iduladha meskipun mereka sedang berada di dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan, jauh dari keluarga tercinta.
 
Menyikapi kepedulian yang luar biasa ini, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh jajaran pengasuh, pengurus, dan warga Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. Bantuan kurban yang disalurkan ini dinilai memiliki makna yang sangat mendalam, karena selain memberikan asupan gizi, hal ini juga membawa sukacita dan kebahagiaan tersendiri bagi hati para warga binaan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata semakin kokohnya sinergi, kerja sama, dan hubungan harmonis yang positif antara institusi pemasyarakatan dengan masyarakat luas, termasuk dunia pendidikan agama dan pesantren.
 
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Pondok Pesantren Husnul Khotimah. Kepedulian ini sangat berarti bagi kami, apalagi bagi warga binaan yang rindu akan kasih sayang dan perhatian. Ini bukan sekadar daging, tapi pesan cinta dan harapan,” ungkap Kepala Lapas.
 
Melalui terselenggaranya kegiatan sosial dan kemanusiaan yang penuh berkah ini, diharapkan semangat untuk saling berbagi, kepedulian sosial, serta nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan akan terus tumbuh, hidup, dan terpelihara dengan baik di dalam lingkungan pemasyarakatan. Lapas Kelas IIA Kuningan sendiri menegaskan komitmennya untuk terus berupaya menghadirkan suasana lingkungan pembinaan yang humanis, penuh empati, kasih sayang, serta selalu berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan guna membentuk karakter warga binaan yang lebih baik, taat agama, dan siap kembali menyatu di tengah masyarakat. (Nurhadi).
Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال