Nias,growmedia-indo.com -
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas kelangkaan pupuk subsidi jenis NPK Phonska di Kabupaten Nias menuai sorotan tajam. Pasalnya, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Nias dilaporkan tidak hadir dalam agenda yang dinilai menyangkut kepentingan langsung para petani tersebut.
Ketua Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Nias, Denius Gulo, mengkritik keras absennya para wakil rakyat dalam forum resmi yang seharusnya menjadi ruang mencari solusi atas persoalan pupuk yang dikeluhkan masyarakat selama beberapa bulan terakhir.
Menurut Denius, kelangkaan pupuk subsidi bukan persoalan kecil karena berdampak langsung terhadap produktivitas pertanian dan ekonomi warga. Ia menilai DPRD semestinya menunjukkan keberpihakan kepada petani dengan hadir dan aktif dalam pembahasan tersebut.
“Ketika masyarakat sedang kesulitan mendapatkan pupuk, seharusnya DPRD hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi petani. Jangan sampai publik melihat ada ketidakseriusan dalam menyikapi persoalan ini,” ujar Denius.
RDP tersebut diketahui turut menghadirkan pihak terkait guna membahas distribusi pupuk subsidi serta mencari penyebab kelangkaan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Nias.
Denius juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan pengawasan lebih ketat terhadap penyaluran pupuk subsidi agar tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.
Selain itu, masyarakat berharap hasil rapat tidak hanya berhenti pada pembahasan semata, melainkan melahirkan langkah konkret agar kebutuhan pupuk petani dapat segera terpenuhi menjelang musim tanam.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Kabupaten Nias terkait ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dalam RDP tersebut.





