Tangis Haru Iringi Pelepasan 124 CJH OKU Timur, Bupati: Jaga Kesehatan, Pulang dengan Selamat

 


OKU Timur – Suasana haru tak terbendung saat 124 jamaah calon haji (CJH) Kloter 3 gelombang kedua asal Kabupaten OKU Timur resmi dilepas menuju Tanah Suci, Kamis (23/4/2026). Di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur, isak tangis keluarga pecah, doa-doa dipanjatkan, mengiringi langkah para tamu Allah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima.

Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, hadir langsung di tengah suasana penuh emosional itu. Dengan suara tegas namun sarat kepedulian, ia mengingatkan para jamaah agar menjaga disiplin dan mematuhi aturan selama berada di Arab Saudi.

“Ibadah haji ini bukan hanya perjalanan spiritual, tapi juga ujian fisik dan mental. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan patuhi aturan,” pesannya.

Ia menekankan bahwa kondisi fisik menjadi kunci utama agar jamaah mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna.

“Istirahat yang cukup agar tetap sehat menjalankan ibadah,” ujarnya, singkat namun penuh makna.

Di hadapan keluarga yang mengantar dengan mata berkaca-kaca, Bupati juga menyampaikan doa dan harapan. Ia ingin seluruh jamaah berangkat dengan penuh semangat, dan kembali ke Bumi Sebiduk Sehaluan dalam keadaan utuh.

“Semoga diberikan kelancaran dalam beribadah dan pulang ke OKU Timur dengan selamat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah OKU Timur, Muhammad Husin, mengungkapkan bahwa total jamaah haji asal OKU Timur tahun ini mencapai 561 orang, terbagi dalam dua kloter, yakni Kloter 1 sebanyak 437 jamaah dan Kloter 3 sebanyak 124 jamaah.

Di antara ratusan jamaah tersebut, terselip kisah mengharukan. Jamaah termuda, Dera Kiftiana (20 tahun) asal Desa Taraman, berangkat dengan semangat dan harapan besar. Sementara itu, jamaah tertua, Tono Karso (90 tahun) dari Buay Madang Timur, menjadi simbol keteguhan iman—menunaikan panggilan suci di usia senja.

Dari total 126 jamaah yang terdaftar, dua orang terpaksa menunda keberangkatan. Sehingga, sebanyak 124 jamaah yang terdiri dari 60 laki-laki dan 64 perempuan resmi dilepas hari ini.

Turut hadir Ketua DPRD OKU Timur, Hermanto, unsur Forkopimda dan Forkopimda Plus, kepala OPD, serta pimpinan organisasi masyarakat, yang ikut memberikan doa dan dukungan.

Pelepasan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah momen sakral—perpisahan yang dipenuhi harap, doa, dan keyakinan. Harapan agar setiap langkah di Tanah Suci menjadi ibadah, dan setiap doa yang terucap kembali bersama mereka, saat pulang nanti… dengan predikat haji yang mabrur.

Ind16

Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال