Silaturahmi Nasional Ke-62 IKAA Attaqwa "Langkah Pasti Menuju Kemandirian Alumni”

 Silaturahmi Nasional Ke-62 IKAA Attaqwa "Langkah Pasti Menuju Kemandirian Alumni”



Kabupaten Bekasi — Ikatan Keluarga Abiturien Attaqwa (IKAA) kembali menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-62, sebuah agenda tahunan yang menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah antar alumni Pondok Pesantren Attaqwa, baik putra maupun putri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen lintas generasi, tetapi juga wadah strategis dalam membangun kemandirian alumni di tengah dinamika zaman,pada hari Minggu (29/3/2026) bertempat Pesantren Putra Ujung Harapan, Kabupaten Bekasi.


Ketua Panitia, Hanan Mukaffa, M.Pd, dalam wawancaranya bersama awak media menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi yang terus dijaga oleh para alumni Attaqwa setiap tahunnya.


"Silaturahmi Nasional ini adalah kegiatan rutin tahunan yang mempertemukan seluruh alumni, baik dari kalangan putra maupun putri. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-62, yang tentu memiliki makna historis dan emosional yang sangat kuat bagi keluarga besar Attaqwa,” ujarnya.


Lebih lanjut, Hanan menegaskan bahwa Silatnas ke-62 ini diharapkan mampu mempererat hubungan persaudaraan antar alumni satu almamater, bahkan lebih dari itu, sebagai ikatan batin layaknya satu keluarga besar.


“Momentum ini bukan hanya mempererat hubungan antar alumni, tetapi juga memperkuat ikatan ‘satu rahim’—karena kita dilahirkan, dibesarkan, dan dididik di lembaga yang sama. Ini menjadi kekuatan besar dalam membangun solidaritas,” tambahnya.


Tidak hanya sebatas internal alumni, kegiatan ini juga menjadi jembatan kolaborasi antara ulama dan umaro (pemerintah). Dalam Silatnas kali ini, panitia turut mengundang berbagai unsur pemerintahan sebagai bentuk sinergi dalam membangun umat dan bangsa.


“Kami ingin mempererat hubungan antara ulama dan umaro. Ini adalah momentum strategis untuk bersama-sama mengawal pembangunan, mendukung program pemerintah, serta merealisasikan visi yang berdampak bagi masyarakat luas,” jelas Hanan.


Mengusung tema “Langkah Pasti Menuju Kemandirian Alumni”, Silatnas ke-62 juga menyoroti pentingnya kemandirian di tengah tantangan global. Hanan menyinggung kondisi geopolitik dunia yang menuntut masyarakat untuk lebih mandiri, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam aspek sosial dan ketahanan pangan.


“Kemandirian hari ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga bagaimana kita mampu bertahan dan berdaya di tengah situasi global yang tidak menentu. Program seperti ketahanan pangan menjadi bagian dari upaya menuju kemandirian tersebut,” ungkapnya.


Ia berharap, melalui kegiatan ini, para alumni Attaqwa tidak hanya semakin solid, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, madani, hingga menuju masyarakat yang paripurna.


Di akhir pernyataannya, Hanan menyampaikan harapan besar untuk keberlanjutan kegiatan ini ke depan.


"Semoga keluarga besar Attaqwa semakin solid, semakin erat hubungannya, tidak hanya bertemu di momentum Silatnas, tetapi juga dalam berbagai kesempatan lainnya. Karena kita berasal dari satu rahim pendidikan yang sama. Harapannya, di tahun mendatang acara ini bisa lebih besar, lebih meriah, dan lebih berdampak,” tutupnya.

Ayo! Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan


Iklan



نموذج الاتصال