Ribuan warga dari enam desa di wilayah Kecamatan Semende Darat Ulu yang setiap hari bergantung pada jalur tersebut untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Kerusakan jalan terjadi sejak beberapa waktu terakhir dan semakin parah setelah hujan deras yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini kembali menjadi keluhan warga pada Senin (9/3/2026).
Jalan tersebut berada di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Diduga kerusakan dipicu oleh curah hujan tinggi yang terus menggerus badan jalan yang berada di tepi jurang. Hingga kini belum terlihat adanya penanganan atau perbaikan dari pemerintah daerah.
.
Sebagian badan jalan mulai retak dan ambles, sementara sisi jalan yang berbatasan langsung dengan jurang terlihat semakin tergerus. Kondisi ini membuat kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati, terutama saat hujan turun karena berpotensi longsor sewaktu-waktu.
Agita, anggota BPD Desa Tanjung Agung, mengatakan jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat.
“Jalan ini satu-satunya jalur bagi warga menuju pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum terjadi longsor yang lebih besar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Agung, Yassir Mudin, mengungkapkan pihak pemerintah desa telah melaporkan kondisi darurat tersebut kepada instansi terkait di Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Namun hingga kini belum ada respons yang jelas.
“Laporan sudah kami sampaikan. Harapan kami pemerintah segera turun ke lokasi dan mengambil tindakan sebelum akses jalan ini benar-benar terputus,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat, mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan enam desa di kecamatan Semende Darat Ulu.(Karmin)




