Kuningan,growmedia-indo.com -
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kuningan sebagai upaya memperkuat pembinaan kemandirian dan peningkatan kompetensi kerja warga binaan, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kuningan.
Kegiatan silaturahmi dan koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kuningan, serta staf kegiatan kerja (Giatja) Lapas Kelas IIA Kuningan. Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung program pembinaan warga binaan.
Dalam pertemuan tersebut, Lapas Kelas IIA Kuningan memperkenalkan produk unggulan hasil karya warga binaan berupa peci peupeujeuh yang mengandung nilai kearifan lokal Kabupaten Kuningan. Selain itu, disampaikan pula program pembinaan kemandirian dan pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan kerja yang telah berjalan. Pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kuningan memberikan apresiasi terhadap kualitas produk yang dihasilkan serta potensi pengembangannya sebagai produk UMKM bernilai ekonomi.
Lebih lanjut, kedua pihak membahas peluang kerja sama di bidang pelatihan keterampilan dan peningkatan kompetensi kerja bagi warga binaan. Sinergi program pelatihan berbasis ketenagakerjaan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana, sehingga mampu beradaptasi dan mandiri ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan. Menurutnya, kolaborasi dengan Dinas Ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembinaan yang berkelanjutan serta sejalan dengan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang pemberdayaan dan pengembangan UMKM.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan berharap produk peci peupeujeuh hasil karya warga binaan semakin dikenal luas serta terbangunnya tindak lanjut konkret berupa pelatihan keterampilan dan dukungan promosi produk, guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan secara optimal.
(Nurhadi)





