Perempuan Inspiratif Kota Bekasi 2026: Menguatkan Peran Perempuan untuk Pembangunan yang Berdaya dan Berdampak
Kota Bekasi,- Semangat pemberdayaan perempuan kembali digaungkan melalui ajang Perempuan Inspiratif Kota Bekasi 2026, yang menjadi wadah apresiasi sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah, pada hari Selasa, (5/5/2026) bertempat Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi. Kegiatan ini menghadirkan beragam sosok perempuan hebat dari berbagai sektor, mulai dari lingkungan, ekonomi, hingga seni budaya.
Salah satu juri, Wiwiek Hargono, yang juga merupakan istri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, menegaskan bahwa perempuan inspiratif adalah mereka yang mampu menjalankan apa yang dicintainya dengan sepenuh hati serta memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan, hingga masyarakat luas.
“Perempuan inspiratif itu bukan hanya soal apa yang mereka lakukan, tetapi bagaimana dampaknya bisa dirasakan secara luas. Perempuan adalah tiang negara dan agama, maka mereka harus kuat secara jiwa dan raga. Jika perempuan kuat, maka pembangunan Kota Bekasi akan semakin mudah tercapai,” ujarnya.
Menurut Wiwiek, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung visi dan misi Kota Bekasi menuju kota yang nyaman dan sejahtera. Berbagai program yang diikuti para peserta, seperti kegiatan lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga seni budaya, dinilai mampu menjadi gerakan kolektif yang berdampak besar bagi masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, juri lainnya dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Zahara T. Rony , mengungkapkan bahwa ajang ini membuka mata banyak pihak terhadap besarnya potensi perempuan di Kota Bekasi yang selama ini belum tergali secara maksimal.
“Ternyata di Bekasi ini banyak sekali perempuan dengan nilai dan potensi luar biasa dari berbagai sektor. Mereka tidak hanya berkontribusi dalam bisnis, tetapi juga sebagai edukator, mentor, dan penggerak di masyarakat. Harapannya, kegiatan ini terus berkembang dan melahirkan lebih banyak inovasi dari perempuan Bekasi,” jelasnya.
Sementara itu, Agustina Ekasari, M.Psi, Psikolog menyoroti keunikan proses seleksi tahun ini yang lebih terbuka dibandingkan sebelumnya. Hal tersebut membuat semakin banyak perempuan dari berbagai latar belakang berpartisipasi dan menunjukkan kapasitas terbaiknya.
"Tahun ini penjaringannya jauh lebih luas, sehingga kami sebagai juri benar-benar melihat potensi luar biasa dari perempuan di kota ini. Bahkan, penilaiannya menjadi cukup sulit karena hampir semua peserta memiliki nilai yang sangat baik dan berdekatan. Ini pengalaman yang luar biasa,” ungkapnya.
Ajang Perempuan Inspiratif Kota Bekasi 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni penghargaan, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu menginspirasi perempuan lain untuk turut berkontribusi dalam pembangunan. Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, perempuan-perempuan ini diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan lingkungan sekitarnya menuju kehidupan yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi optimistis akan lahir lebih banyak sosok perempuan inspiratif yang tidak hanya menjadi teladan, tetapi juga motor penggerak kemajuan Kota Bekasi di masa depan.





